Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  PON

Siap-siap, Polisi Aceh Gelar Razia Mulai 5 Maret

Siap-siap, Polisi Aceh Gelar Razia Mulai 5 Maret
ilustrasi
Kamis, 01 Maret 2018 21:39 WIB
Penulis: Aidil Firmansyah

MEULABOH – Polisi Aceh secara umum akan menggelar razia dengan sandi keselamatan rencong 2018 mulai tanggal 5 hingga 25 Maret. Apel operasi razia itu digelar seluruh Polres hari ini.

Seperti di Polres Aceh Barat, apel pembukaan operasi tersebut berjalan lancar.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakasa mengatakan pada acara apel itu bahwa operasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dan untuk mendukung kebijakan promoter kapolri.

“Target sasaran dalam operasi itu berupa orang, barang, lokasi dan kegiatan yang difokuskan terhadap pelanggaran undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” ujar Kapolres Bobby.

Dilansir Tribunnews, Waka Polda Aceh, Brigjen Pol Drs Supriyanto Tarah, mengatakan, mencermati kondisi dan perkembangan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Aceh selama tahun 2017, masih menunjukkan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

“Jumlah korban meninggal dunia 794 orang, selama tahun 2017 juga terdapat 81.867 kasus pelanggaran, yang diselesaikan dengan tilang sebanyak 69.510 kasus dan teguran sebanyak 12.357 pelanggaran,” kata Supriyanto Tarah.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Aceh, PON
wwwwww