Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Riau

DLH Kuansing Kirim ke Labor Sampel Limbah yang 'Banjiri' Sungai Bawang

DLH Kuansing Kirim ke Labor Sampel Limbah yang Banjiri Sungai Bawang
Jafrinaldi
Jum'at, 02 Maret 2018 22:05 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Sehari setelah terjadinya pencemaran Sungai Bawang di Desa Petai, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung bergerak cepat. Sampel air yang telah diambil langsung dikirim ke Pekanbaru.

"Tadi pagi sudah diantar sampelnya ke Pekanbaru guna uji sampel. Dari sana kita tahu apa kandungan zat tersebut," ujar Kepala DLH Kuansing, Jafrinaldi kepada GoRiau.com, Jumat (2/3/2018) di Telukkuantan.

Sampel air dan ikan yang diambil DLH dikirim ke laboratorium PU Riau. Menurut Jafrinaldi, kemungkinan hasilnya baru didapat dua minggu ke depan.

"Kita belum bisa menyimpulkan limbah apa dan darimana. Sebab, selain belum ada hasil labor, tim yang turun belum membuat laporan resmi. Setelah turun semalam, tadi pagi langsung ke Pekanbaru," papar Jafrinaldi.

Di sisi lain, masyarakat Desa Petai telah mengantarkan laporan dugaan pencemaran sungai ke DLH.

"Laporan itu diantar setelah Salat Jumat tadi. Jadi, kita berharap masyarakat bersabar menjelang hasilnya keluar," kata Jafrinaldi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, masyarakat Petai heboh dengan perubahan air Sungai Bawang. Air yang awalnya jernih langsung berubah menjadi hitam pekat dan berbau. Akibatnya, banyak ikan yang mati.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww