Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Keok Lawan PS Tira, Lini Belakang Madura United Kurang Kosentrasi

Keok Lawan PS Tira, Lini Belakang Madura United Kurang Kosentrasi
Madura United vs PS Tira. (LIB)
Selasa, 03 April 2018 18:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Madura United FC kalah 0-1 dari PS Tira dalam lanjutan LIGA 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (2/4/2018).

Gol Wawan Febrianto di babak pertama memupus keinginan tim Laskar Sape Kerab pulang membawa poin.

Meski gagal meraih kemenangan, bek Madura United, Fabiano Beltrame, mengakui pertandingan berjalan sulit. PS Tira dengan mengandalkan pemain muda mampu tampil lugas dan bekerja keras sepanjang dua babak.

"Mereka bermain dengan semangat dan membuat pertandingan ini menjadi sulit. Kami sudah bekerja keras, namun hasilnya belum sesuai harapan," ucap Fabiano.

Bek asal Brasil itu mengakui lini belakang kurang konsentrasi dan berakibat pada gol yang diciptakan lawan. Para pemain Madura United mengira Wawan dalam posisi offside namun ternyata onside dan dengan leluasa menaklukan kiper Satria Tama.

"Kami kurang konsentrasi dan lawan bisa cetak gol. Kami banyak peluang tapi kurang beruntung," ujar Fabiano Beltrame.

Mantan pemain Persija Jakarta itu berharap kekalahan dari PS Tira menjadi bahan pembelajaran. Apalagi Madura United sudah ditunggu lawan berat, Sriwijaya FC, di pekan selanjutnya.

"Kami harus lupakan kekalahan ini untuk menatap pertandingan ke depan. Belajar dari kesalahan dan perbaiki yang masih kurang," tegasnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, Jawa Tengah, DI Yogyakarta
wwwwww