Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

KUD Langgeng Somasi PT CRS

KUD Langgeng Somasi PT CRS
Surat somasi yang dilayangkan KUD Langgeng ke PT CRS.
Selasa, 03 April 2018 11:25 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng melayangkan somasi ke PT Citra Riau Sarana (CRS), Senin (2/4/2018). Somasi tersebut dilayangkan setelah tidak adanya kejelasan kerjasama pengelolaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) I yang terletak di Bumi Mulya Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kuantan Singingi (Kuansing).

"Semalam sudah kita layangkan somasi kepada PT CRS, supaya mempercepat MoU baru pengelolaan PKS I," ujar Mukhlisin didampingi Ketua II Kirdi, Sekretaris I Ashari, Sekretaris II Aam Herbi, SH dan kuasa hukumnya Asep Ruhiat, Selasa (3/4/2018).

Dijelaskan Mukhlisin, keberadaan PKS I adalah hasil kemitraan antara PT CRS dan KUD Langgeng dengan komposisi saham masing-masing 51 persen dan 49 persen. PKS tersebut berkapasitas 45 ton per jam.

Porsi saham 49 persen KUD Langgeng yang modalnya bersumber dari pinjaman BCA dan per Desember 2016 sudah lunas. Namun, lanjut Mukhlisin, pendapatan KUD Langgeng dari PKS tidak naik.

"Sampai sekarang, KUD Langgeng belum mendapatkan kejelasan beberapa pendapatan PKS ini," ujar Mukhlisin.

Ia mengatakan, memang sudah sering dilakukan pertemuan antara KUD Langgeng dan PT CRS guna membicarakan kontrak baru. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan. "Kita mendesak, PT CRS menyelesaikan dan menandatangani MoU baru sesuai kepemilikan saham."

wwwwww