Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Ternyata, Hal Ini yang Buat 4 Warga Tempuling Inhil Nekad Menombak, Menembak, Mengguliti hingga Memakan Daging Beruang Madu

Ternyata, Hal Ini yang Buat 4 Warga Tempuling Inhil Nekad Menombak, Menembak, Mengguliti hingga Memakan Daging Beruang Madu
Salah satu cuplikan video yang memperlihatkan dua ekor beruang yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Selasa, 03 April 2018 19:12 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Aksi empat warga di Kecamatan Tempuling, Inhil, Riau yang membunuh dan memakan daging beruang madu membuat banyak orang geleng-geleng kepala.

Selain beruang tersebut termasuk hewan yang dilindungi, ternyata, aksi itu juga dilakukan dengan divideokan lalu video tersebut di sebar melalui media sosial.

Kepada pihak kepolisian saat diamankan, salah seorang pelaku mengaku nekad membunuh beruang tersebut tidak mengetahui bahwa beruang madu adalah hewan yang dilindungi.

"Kami tidak tahu pak, kalau beruang madu itu dilindungi, tidak boleh dibunuh apalagi dimakan, ujar salah seorang pelaku," Senin (2/4/2018) malam.

Salah seorang menjelaskan, awalnya ia memasang jerat untuk menangkap babi, namun saat ia kembali ke tempat jerat tersebut, ia malah menemukan tiga ekor beruang, yang mana salah satunya sudah dalam keadaan mati.

Melihat itu, mereka pun mengambil inisiatif untuk menombak dua beruang yang masih hidup karena khawatir beruang-beruang itu akan membahayakan.

"Kami takut menyerang anak-anak, jadi kami tombak dan pukul, setelah mati kami angkut dan kami kuliti lalu dimasak," lanjut salah seorang lainnya.

Sementara, satu beruang lainnya yang juga ditemukan ikut terjerat keesokan harinya lalu di tembak menggunakan senapan angin.(ayu)

wwwwww