Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
DPR RI
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
2
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
Ekonomi
22 jam yang lalu
Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Resesi Ekonomi Kata Fahri Hamzah
3
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
MPR RI
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
4
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
MPR RI
21 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
5
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
MPR RI
22 jam yang lalu
MPR Akan Gelar Sidang Tahunan Dengan Protokol Kesehatan
6
Asphija Akui 'Ngemis Sana-Sini' Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Ekonomi
19 jam yang lalu
Asphija Akui Ngemis Sana-Sini Perjuangkan Nasib Pekerja Industri Hiburan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Geger, Dikira Patung Kayu, Nelayan Temukan Mayat Pria Misterius

Geger, Dikira Patung Kayu, Nelayan Temukan Mayat Pria Misterius
Proses evakuasi mayat di Halmahera Selatan. (Irwan/GoNews.co)
Kamis, 05 April 2018 23:48 WIB
Penulis: Irwan Marsaoli
HALMAHERA SELATAN- Warga desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kamis (5/4/2018), digegerkan dengan temuan sesok mayat 'misterius' berjenis kelamin laki-laki.

Mayat pria tanpa identitas tersebut, ditemukan mengapung di perairan Tanjung Pasir Putih sekitar desa setempat.

Informasi yang dihimpun GoNews.co, mayat pria tersebut ditemukan sekitar pukul 15.00 WIT, oleh beberapa nelayan yang sedang melaut di perairan yang tidak jauh dari desa setempat.

Para nelayan ini awalnya mengira patung kayu yang sedang mengapung. Namun ketika didekati ternyata sesosok mayat yang tak lagi dikenali, karena kondisinya sudah membengkak dan beberapa bagian tubuh sudah mulai hancur serta mengeluarkan bau tak sedap.

Mereka pun kemudian memberi tahu warga skitar.

Warga kemudian beramai-ramai ke TPK dengan menggunakan beberapa sampan (motor laut) dan mengangkut mayat tersebut ke daratan.

Diperkirakan korban meninggal sudah sekitar 4-5 hari lalu. Korban hanya menggunakan celana pendek warna hitam dan ada tato dibagian lengannya.

Hikmah, salah satu warga setempat kepada GoNews.co mengatakan, mayat tersebut ditemukan mengapung di laut sekitar 200 meter dari bibir pantai Desa itu.

"Karena kondisi mayat yang sudah mulai rusak dibeberapa bagian tubuhnya maka terpaksa diangkat ke darat menggunakan terpal,"terangnya.

Setelah mayat ini dibawah ke tepi pantai, warga kemudian menghubungi pihak keposilian dari Polsek Kayoa yang datang melakukan olah TKP.

Kapolres Halsel AKBP Irfan S.P Marpaung saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, ciri-ciri mayat tersebut yakni berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan 165 Cm, memakai celana pendek berwarna Abu-abu bermerk Adidas, bercelana dalam hijau merk Artop. "Ciri-ciri khusus Lengan sebelah kiri bertato huruf H. Pergelangan tangan ke bawah sudah tidak ada, alias putus," jelasnya.

Jajaran Polres Halsel melalui Polsek Kayoa, sudah mendatangi TKP dan melaksanakan olah TKP, melakukan visum luar dengan Dokter Puskesmas Kecamatan Kayoa dr. Harsya Pradana Louis.

"Kita juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut," tukasnya.

Selanjutnya, pada pukul 17.30 WIT, mayat laki-laki tersebut dikebumikan di pemakaman umum oleh warga masyarakat Desa Orimakurunga.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Maluku Utara

wwwwww