Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Petugas Temukan Sarden Berparasit Masih Dijual Bebas di Pelalawan

Petugas Temukan Sarden Berparasit Masih Dijual Bebas di Pelalawan
Petugas gabungan saat menggelar razia produk sarden mengandung cacing parasit,- Kamis (5/4/2018).
Kamis, 05 April 2018 16:59 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Meski surat edaran BPOM RI telah memerintahkan menarik 27 merek produk ikan kaleng yang positif mengandung cacing parasit. Sejumlah toko di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan produk sarden tersebut masih banyak dijumpai, Kamis (5/4/2018).

Terkait hal itu, Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Diskopperindag, Diskes, Camat Pangkalan Kerinci beserta kepolisian menggelar razia ke toko makanan.

Petugas gabungan menyisir ke sejumlah toko makanan yang ada di Kota Pangkalan Kerinci untuk melakukan pemeriksaan satu persatu.

"Saat dilakukan pemeriksaan ke sejumlah toko, ternyata masih banyak yang memajang dan menjual bebas produk sarden itu," kata Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH.

Disebutkannya, ada lebih kurang 500 sarden kaleng diduga mengandung cacing parasit ditemukan pada puluhan toko yang seharusnya tidak diperdagangkan lagi.

"Kami hanya mengamankan beberapa saja sebagai sample untuk barang bukti. Seharusnya produk sarden ini tidak boleh lagi beredar," tandasnya.

Lanjut Sofyan, peringatan diberikan kepada para pemilik toko untuk tidak memperdagangkan kembali produk ikan makeral yang dapat membahayakan kesehatan tersebut.

"Jika ditemukan kembali, akan kami lakukan penyitaan terhadap seluruh produk yang dilarang tersebut," pungkas Sofyan, kepada GoRiau.com.***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww