Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  PON

Ibu di Bireuen Ini Melahirkan dalam Angkutan Umum, Bayinya Tergeletak di Lantai Mobil

Ibu di Bireuen Ini Melahirkan dalam Angkutan Umum, Bayinya Tergeletak di Lantai Mobil
Ilustrasi
Senin, 09 April 2018 20:54 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Gampong Mampre, Simpang Meulieng, Kecamatan Aceh Utara, Sri Wahyuni (30), tiba-tiba melahirkan dalam bus angkutan umum jenis L300, Senin (9/4/2018).

Menurut informasi yang didapat GoAceh, awalnya Sri Wahyuni masih dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh ke Aceh Utara menumpang L300 BL 1454 PB. Tapi tiba-tiba ia melahirkan anaknya berjenis kelamin perempuan, di kawasan Peudada, Bireuen sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam perjalanan itu, sopir L 300 melihat kalau penumpangnya mengeluh ingin melahirkan, dan segera mencari bantuan terdekat dan meminta bantuan ke salah satu Pustu, di kawasan Pucok Alue, Peudada.Tetapi di Pustu ini, disarankan agar dibawa langsung ke Bireuen, sementara sopir langsung membawa ke IGD  Puskesmas Jeumpa.

Dalam situasi itu, petugas medis di Puskesmas Jeumpa langsung berusaha mengambil bayinya di lantai bawah tempat duduk si ibu, tetatnya di belakang sopir, seraya membopong ibunya untuk memotong tali pusar bayi mungil itu.

“Selama dalam perjalanan, Sri Wahyuni  ini hanya ditemani anaknya yang masih kecil bernama Alzikri (2) dan ingin pulang ke Aceh Utara,” sebut seorang penumpang dalam L300 itu.

Sementara informasi lain disebutkan, suami Sri Wahyuni sudah duluan berangkat dengan mobil ambulans membawa pulang jenazah ibunya yang meninggal dunia, di rumah sakit Meuraxa Banda Aceh.Kepala Puskesmas Jeumpa, Zubaidah kepada wartawan mengaku, saat ditangani petugas di sini, ternyata seluruh bahan perlengkapan bayi sudah terbawa oleh suaminya, termasuk dompet.

“Untuk penaggulangan ini, perawat Puskesmas langsung berkoordinasi agar dapat ditanggulanginya, apa lagi Ia dalam perjalan,” sebutnya.

Hingga tadi seluruh keperluan untuk bayi langsung ditanggulangi petugas medis dan perawat, baik kain panjang, kain sarung, baju, popok bayi termasuk makanan serta sedikit finansial.

“Sejauh ini Ibu Sri Wahyuni ini dan bayinya dengan berat badan 3,5 kilogram masih dalam penanganan tim medis di Puskesmas Jeumpa,” sebutnya. ***

Kategori:PON, Aceh
wwwwww