Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Prihatin dengan Warga Kuansing yang Korban Travel JP Madania, Masran Ali: Jangan Tergiur Harga Murah

Prihatin dengan Warga Kuansing yang Korban Travel JP Madania, Masran Ali: Jangan Tergiur Harga Murah
Masran Ali
Senin, 09 April 2018 17:24 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Sebanyak 22 orang warga Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menjadi korban travel umrah JP Madania (kini berganti nama JP Wisata) mengundang rasa prihatin dari berbagai pihak. Terutama dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing.

Seperti yang disampaikan Masran Ali, Anggota DPRD Kuansing, Senin (9/4/2018) siang di Telukkuantan.

"Jujur, kita prihatin dengan nasib para korban. Mereka juga pernah datang ke saya mengadukan hal ini. Tentu, saya jawab sesuai tupoksi," ujar Masran.

Menurut Masran, kejadian ini merupakan pelajaran berharga bagi masyarakat Kuansing yang punya niat untuk melakukan perjalanan ke tanah suci. Sehingga, kejadian ini tidak terulang lagi.

"Tentu ada sisi positif dan negatifnya. Hikmahnya, kita harus selektif dalam memilih biro perjalanan," ujar Masran.

Sebelum memilih travel atau biro perjalanan, lanjut Masran, ada lima hal yang harus diperhatikan. Pertama, masyarakat harus melihat perizinan travel tersebut, apakah sudah sesuai dengan Kemenag.

"Kita juga harus lihat tahun berdiri. Semakin tua, semakin berpengalaman. Ketiga, sudah berapa banyak memberangkatkan orang dan keempat, apakah perusahaan tersebut tidak ada masalah sejak berdiri," urai Masran.

Terakhir, hal yang penting harus diperhatikan masyarakat adalah tentang harga. Masran menyarankan masyarakat untuk memilih harga yang wajar, diatas Rp20 juta.

"Jangan tergiur harga murah. Kalau Rp20 juta ke bawah, saya ragukan itu. Tapi, kalau Rp20 juta ke atas, itu harga yang wajar," pungkas Masran.***

Kategori:PON, Riau
wwwwww