Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Riau

Bappeda Kampar Bahas Update Aplikasi E-Planning dengan Konsultan

Bappeda Kampar Bahas Update Aplikasi E-Planning dengan Konsultan
Kabid LPP Bappeda Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata saat memimpin rapat
Selasa, 10 April 2018 14:55 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Untuk kesempurnaan penggunaan aplikasi e-planning dalam penyusunan dokumen perencanaan, maka Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar menggela rapat guna membahas update aplikasi e-planning bersama pihak konsultan dari  PT. Raja Sakti Telematika bertempat di ruang rapat  Kepala Bappeda Lantai II, Selasa (10/4/2018).

Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Litbang Perencanaan dan Pengendalian (LPP) Bappeda Kabupaten Kampar Yusdiyen Hadinata, mewakili Plt Kepala Bappeda Kabupaten Kampar M Fadli Mukhtar. Hadir pada kesempatan tersebut, pejabat eselon III dan IV dilingkup Bappeda Kabupaten Kampar, pihak konsultan PT. Raja Sakti Telematika, Ahmadi Ruyani dan Haris Gesa Rewadi, admin Bappeda Raul Ananda Putra, serta staf yang terkait dengan tugas aplikasi e-planning.

Pada kesempatan tersebut, Kabid LPP Yusdiyen Hadinata menyampaikan bahwa rapat ini sengaja digelar dengan maksud untuk melakukan evaluasi sejauh mana penggunaan aplikasi dilevel bidang. "Berdasarkan evaluasi kami di Bappeda masih ada beberapa kendala yang ditemukan pada aplikasi, dan pertemuan ini sangat strategis untuk memudahkan dan menyempurnakan aplikasi e-planning ini," jelas Yusdiyen.

Selanjutnya Yusdiyen menyampaikan daftar kendala pada sistem e-planning yang telah dihimpun dari bidang-bidang. Diantara persoalan yang ditemui di sistem e-planning adalah fitur lupa password yang ada pada login page masih error, hasil cetak report di menu Rencana Strategis masih menampilkan data ganda (program dan kegiatannya).

Kemudian data pada kolom Indikator Kinerja Program (outcome) dan kegiatan (output) data capaian pada tahun awal perencanaan masih ada yang kosong padahal di database ada, target kondisi kinerja akhir pada cetak report di menu Rencana Strategis masih error, hasil penjumlahan pagu per tahun anggaran pada report di menu Rencana strategis tidak ada sehingga Bappeda harus melakukan penjumlahan manual untuk mengetahui jumlah pagu indikatif kebutuhan OPD pertahun.

Permasalahan selanjutnya hasil cetak report berdasarkan urusan OPD dan program kegiatan yang menampilkan matrik pagu untuk pendanaan Renstra. Untuk masalah ini konsultan diminta untuk menambahkan report dalam format PDF dan Excel.

Untuk report di menu Rencana Strategis agar dibuatkan dalam format exel. ''Pada kolom pilih OPD agar ditambahkan fitur default search type (quick) yaitu tipe pencarian yang terdapat di bagian Quick Search,'' ujar Yusdiyen.

Disampaikan Yusdiyen bahwa kendala selanjutnya yaitu untuk Menu Perencanaan-Perencanaan Tahunan-Rencana Kerja di Tahap Musrenbang Desa, Tahap Musrenbang Kecamatan dan Tahap Forum OPD. Pada tahap-tahap ini cukup banyak kendala yang ditemui diantaranya pada tahap Musrenbang desa tidak bisa cetak daftar usulan Prioritas desa/kelurahan untuk administrator dan Admin Bappeda. ''Untuk itu selain menu cetak daftar usulan perdesa agar ditambahkan menu cetak keseluruhan daftar usulan dengan urutan perdesa,'' minta Yusdiyen.

Untuk tahap Musrenbang Kecamatan, salah satu kendala adalah Administrator/Admin Bappeda tidak bisa cetak daftar urutan kegiatan prioritas kecamatan berdasarkan perangkat daerah pelaksana sementara Bappeda butuh data Makro yang bisa dijadikan analisis untuk statistik. Admin Bappeda juga tidak bisa cetak pokir Dewan berdasarkan perangkat daerah pelaksana, berdasarkan dapil dan berdasarkan anggota dewan itu sendiri.

Kemudian masih ada kendala-kendala lain yang disampaikan Bappeda dihadapan konsultan. Konsultan juga diminta untuk membuatkan fitur upload standar harga, karena Kabupaten Kampar punya standar satuan harga yang banyak, sehingga tidak efisien jika administrator harus mengentri standar satuan harga satu persatu. ''Ini kendala-kendala yang mesti kita cari solusi,'' ujar Yusdiyen.

Seluruh kendala ini dibahas oleh konsultan dan pihaknya berjanji secapatnya akan mengatasi kendala-kendala ini sehingga e–planning ini semakin sempurna dan memudahkan dalam proses perencanaan di Kabupaten Kampar. ''Secepatnya ini akan kita selesaikan dan kita menyelesaikan berdasarkan prioritas kendala,'' jelas Konsultan Ahmadi Ruyani atau akrab dipanggil Roy. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww