Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Ikut Kursus Pelatih AFC Pro, Djanur Tak Bisa Dampingi PSMS Lawan PSIS

Ikut Kursus Pelatih AFC Pro, Djanur Tak Bisa Dampingi PSMS Lawan PSIS
Selasa, 10 April 2018 02:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MEDAN - Klub PSMS Medan enggan bersantai diri usai meraih kemenangan perdana di pentas Liga 1 2018. Klub berjuluk Ayam Kinantan sudah ditunggu sesama tim promosi, PSIS di Stadion Moch Soebroto, Magelang, 15 April 2018 mendatang.

Tantangan PSMS sedikit berat mengingat mereka tak akan didampingi pelatih kepala, Djadjang Nurjaman. Pelatih yang akrab disapa Djanur itu menjalani kursus lisensi pelatih AFC Pro di Yogyakarta, 14-20 April 2018.

Jarak antara Yogyakarta dengan Magelang sejatinya hanya sekitar 1,5 jam menggunakan mobil. Namun, Djanur menilai tak memungkinkan jika tetap mendampingi Suhandi dan kawan-kawan berlaga melawan PSIS.

"Benar saya tidak bisa mendampingi tim saat melawan PSIS. Karena sehari sebelum pertandingan, kursus lisensi sudah dimulai," kata Djanur. 

Pelatih berusia 53 tahun itu menjelaskan, kemungkinan besar dirinya baru bisa mendampingi tim saat menjamu Perseru Serui di Stadion Teladan, Medan, 20 April 2018. Nantinya, Djanur berusaha mencari pesawat terakhir menuju Medan agar bisa mendampingi tim.

"Namun program latihan melawan PSIS tetap bisa saya berikan langsung. Apalagi tim pelatih dan asisten juga sudah mengetahui rancangan latihan," tukasnya.

Sebanyak 24 pelatih direncakan mengikuti kursus lisensi tersebut. Mereka diantaranya Aji Santoso (Persela Lamongan), Rudy Eka Priyambada (PS TIRA), Joko Susilo (Arema FC), Widodo C Putro (Bali United), Rahmad Darmawan (Sriwijaya FC), hingga mantan pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri. Selain itu ada juga pelatih Timnas U-23 Malaysia, Ong Kim Swee yang turut serta mengikuti kursus. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta, Sumatera Utara
wwwwww