Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Riau
Berita Khusus Pilgubri 2018

Cagub Nomor 4 Pingin Ada 50 Bank Desa Syariah di Riau

Cagub Nomor 4 Pingin Ada 50 Bank Desa Syariah di Riau
Kamis, 12 April 2018 14:40 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi

SIAK - Cagub nomor empat Arsyadjuliandi Rachman menginginkan adanya Bank Desa Syariah di Riau. Keinginan ini terbit hasil dari pengalaman dan pengamatannya keliling Riau selama sepuluh tahun terakhir baik sebagai legislatif maupun gubernur.

Menurutnya tren hijrah di kalangan muslim di Riau tumbuh luar biasa. Ini dapat terlihat dari hadirnya lebih dari 200 pondok pesantren di Riau. Ratusan pondok tersebut punya 45 ribu santri. Tiap tahunnya diperkirakan ada sekitar 3.000 an lulusan Aliyah di Riau.

"Lulusan tersebut menyebar di Riau. Ada yang lanjut kuliah. Ada pula yang jadi guru ngaji, guru MDA, gharim mesjid. Mengajarkan Islam yang Rahmatan Lil Aalamin kepada anak anak kita. Saya senang dengan kondisi ini," ujarnya saat kampanye dialogis dengan masyarakat Kampung Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Siak, Kamis, (12/4/2018).

Ikut dalam rombongan Andi Rachman yakni anggota Fraksi Golkar Siak H Azmi, Tarmizan, Masri. Kemudian ada pula anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Sumianti.

Andi Rachman menambahkan kondisi ini tren positif bagi Riau, Bumi Melayu yang identik dengan Islam. Kehidupan syariah Islam hidup di tengah masyarakat penuh dengan toleransi. Harmonis saling berdampingan dengan agama dan suku lainnya.

"Pengamatan saya, banyak desa desa yang ekonominya tumbuh baik. Koperasi dan BUMDes berkembang positif. Unit simpan pinjamnya bisa beroleh laba yang menjanjikan. Dua kondisi ini harus bisa berjalan serasi. Hijrah dan Bank Desa Syariah harus tumbuh dari desa," ujarnya.

Ia mengatakan sudah berkomunikasi dengan sejumlah pengurus BUMdes yang  berhasil dengan laba ratusan hingga miliaran di Riau. Mereka sudah menyatakan siap dan komit menjadikan unit simpan pinjamnya menjadi Bank Desa Syariah.

Hal ini pun sejalan dengan kebijakan dari otoritas Jasa Keuangan yang menginginkan di desa desa tumbuh  lembaga keuangan mikro.

"Saya pingin lembaga keuangan mikronya dalam bentuk Bank Desa Syariah. Karena sesuai dengan nafas dunia Melayu dunia Islam," tukasnya.

Soal skema, ia menyatakan bisa melibatkan Bank Riau Syariah sebagai avalis atau penjamin dari Bank Desa Syariah. Saat ini, Bank Riau Kepri sedang berupaya mewujudkan spin off atau pemisahan antara yang konvensional dengan Bank Riau Kepri Syariah. (rls)

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww