Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton

Zulkifli Hasan: Pendidikan Hak Warga dan Kewajiban Negara

Zulkifli Hasan: Pendidikan Hak Warga dan Kewajiban Negara
Kamis, 12 April 2018 15:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Saat menghadiri Dies Natalis ke-66 dan Wisuda ke-56 Universitas Krisna Dwipayana (Unkris), Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, 12 April 2018, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dalam sambutan, mengatakan salah satu tujuan kita merdeka adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dari tugas inilah, menurutnya, negara harus menyelenggarakan pendidikan dan membiayainya. Apa yang dilakukan oleh Unkris disebut membantu tugas negara.

"Banyak lembaga swasta mengambil tugas negara dalam dunia pendidikan," tambahnya.

Zulkifli Hasan yang juga sebagai alumni perguruan tinggi itu, menyebut pendidikan adalah hal yang penting. Untuk itu semua rakyat berhak menikmati.

Ditegaskan kalau ada mahasiswa yang tidak mampu, itu harus dibantu. "Kalau Unkris mengeluarkan mahasiswa karena tak mampu membayar maka ini berarti melanggar konstitusi," tegasnya.

Di hadapan ratusan wisudawan dari program sarjana, master, dan doktor, dalam kesempatan tersebut Zulkifli Hasan berpesan di tahun politik agar kita jangan salah pilih. Diingatkan agar semua paham politik dan pilihannya.

Memasuki tahun politik yang dikatakan banyak orang sebagai tahun yang panas namun pria yang akrab dipanggil Zulhas itu mengatakan Pilkada, Pileg, dan Pilpres itu hal yang biasa.

"Jangan karena Pemilu kita bermusuhan," ujarnya.

"Pesta demokrasi itu biasa dan sederhana," Zulhas mengingatkan.***

wwwwww