Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
16 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
15 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Sambut Hangat Dubes Rusia, Zulkifli Hasan: Sejak Era Bung Karno Kita Bersahabat

Sambut Hangat Dubes Rusia, Zulkifli Hasan: Sejak Era Bung Karno Kita Bersahabat
Jum'at, 13 April 2018 18:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan menyambut hangat kedatangan Dubes Rusia Lyudmila Georgievna ke MPR RI, Jum'at (13/4/2018).

Bagi Zulkifli, Rusia yang waktu itu masih Uni Soviet adalah sahabat dekat sejak era Bung Karno.

"Kita menghormati kedaulatan Rusia seperti halnya Bung Karno menghormati Uni Soviet waktu itu. Hubungan kita erat, dekat dan saling menguatkan," kata Zulkifli.

Mengiyakan pernyataan Zulkfili, Lyudmila mengungkapkan bahwa Presiden Soekarno pernah berkunjung ke Rusia pada 1964.

Kepada Ketua MPR Lyudmila mengatakan, antara Rusia dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. Salah satunya adalah sikap pemerintah yang sama-sama menghargai semua pemeluk agama.

"Di Rusia, umat Islam sangat dilindungi dan diberi kebebasan untuk melaksanakan ibadah dengan baik. Seperti di Indonesia," ungkapnya.

Dalam kunjungan pertamanya ke MPR tersebut Lyudmila meminta bantuan Ketua MPR untuk membantu mempererat huungan kedua negara.

Ia juga mengundang, Zulkifli untuk berkunjung ke Rusia dan mengadiri pertemuan parlemen di sana pada Juni mendatang.

Zulkifli menyambut baik keinginan Rusia untuk meningkatkan hubungan kedua negara.

"Rusia adalah sahabat yang sangat baik bagi Indonesia," ujarnya. ***

wwwwww