Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Mahyudin: Pancasila Adalah Buah Pengorbanan Umat Islam

Mahyudin: Pancasila Adalah Buah Pengorbanan Umat Islam
Sabtu, 14 April 2018 23:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANGIL - Di hadapan ribuan warga Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Mahyudin, St, MM, menyatakan, Pancasila merupakan buah pengorbanan umat Islam bagi bangsa dan negara Indonesia.

Karena sebelumnya, sila pertama Pancasila, itu berbunyi ketuhanan yang maha esa, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya.

Tetapi, bunyi sila pertama itu ditentang masyarakat Indonesia timur. Mereka beralasan sila tersebut tidak sesuai dengan kondisi masyarakat di Indonesia timur.

Dikhawatirkan, kalau dipertahanan, masyarakat Indonesia timur akan memisahkan diri dari Republik Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin, saat menghadiri perayaan Maulid akbar Nabi Besar Muhammad SAW, yang dilaksanakan Majelis Maulid Watta' lim Raudhatussalaf, Pasuruan Jawa Timur.

Acara tersebut berlangsung di sekretariat Majelis Maulid Watta'lim Raudhatussalaf Jl. Hiu 273, Utara Masjid Agung Bendomungal, Bangil, Jawa Timur, Sabtu (14/4/2018).

Ikut hadir pada acara tersebut pengasuh Majelis Maulid Watta’lim Raudhatussalaf Habib Umar Abdullah Ahssegaf, Maulana syekh Afeefuddin Abdul Qodir Jaelani beserta habaib dan ribuan anggota masyarakat.

Mendapati kondisi tersebut sejumlah alim ulama berkumpul, berpikir dan beristikhoroh, hingga akhirnya mereka mengalah, semata-mata demi keutuhan NKRI.

"Pancasila adalah buah keihklasan umat Islam, yang mau mengalah, meski jumlahnya mayoritas," kata Mahyudin menambahkan.

Karena kemauan mengalah, itulah hingga kini bangsa Indonesia tetap memiliki Pancasila, yang mampu mengayomi seluruh agama yang diakui di Indonesia.***

wwwwww