Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  Riau

Berteduh di Pondok, Pengendara Motor Temukan Pria Kembar Terbujur Tak Wajar

Berteduh di Pondok, Pengendara Motor Temukan Pria Kembar Terbujur Tak Wajar
Foto ilustrasi.
Minggu, 15 April 2018 11:28 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Dua orang pengendar sepeda motor, Silalahi (40 tahun) dan Parlindungan (25 tahun) kaget saat berteduh di sebuah pondok, bagaimana tidak, dalam pondok tersebut terbujur kaku dua orang lelaki kembar.

Kejadian berawal, saat keduanya berkendara, ketika hujan turun dengan lebatnya mereka pun berhenti di sebuah pondok di Areal PT Batu Bara Ampar Prima di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Inhil, Sabtu, (14/4/2018), sekira pukul 14.30 WIB.

Saat sudah sampai di pondok, mereka melihat pemandangan aneh, dimana tampak dua sosok tubuh yang berada di dalam pondok tersebut, dengan posisi tidak wajar.

Silalahi dan Parlindungan, lalu memanggil warga sekitar, untuk memastikan keadaan kedua orang laki-laki tersebut.

Saat didekati, diketahui kedua orang tersebut sudah meninggal dunia, dengan posisi korban Saputra M Ade dalam keadaan tersangkut di dinding dan Saputra M Abeng dalam posisi tertelentang di lantai.

Jasad warga Dusun Sidomulyo Desa Batu Ampar itu, lantas dievakuasi ke Puskesmas Kelurahan Selensen. Dari hasil pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh keduanya.

"Diduga kedua korban yang masih pelajar itu, meninggal dunia akibat tersambar petir, jelas Kapolsek Kemuning," Kompol Lilik Surianto.

Dijelaskan Lilik, jenazah saudara kembar tersebut, sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dikebumikan.(ayu)

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww