Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Jelang Penerapan Pajak Ekspor Malaysia, Permintaan Minyak Sawit Mentah Melonjak, Harga TBS di Riau Naik

Jelang Penerapan Pajak Ekspor Malaysia, Permintaan Minyak Sawit Mentah Melonjak, Harga TBS di Riau Naik
Ilustrasi. (Internet)
Minggu, 15 April 2018 11:26 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada minggu ini disokong oleh adanya lonjakan ekspor. Yang mana, harga CPO terpantau Rp8.056, 53. Imbas positifnya, industri kelapa sawit di tanah air kembali menikmati kenaikan harga penjualan tandan buah segar (TBS) sawit.

"Permintaan ekspor yang kuat datang dari China, India dan Pakistan. Ini terjadi menjelang penerapan pajak ekspor Malaysia," kata Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Tengku Neni Mega Ayu di Pekanbaru, Minggu (15/4/2018).

Selain itu, lanjut Tengku, kenaikan haga ini dipicu oleh pertumbuhan produksi yang lebih rendah dari perkiraan.

"Penurunan stok juga menjadi sentimen positif yang mengangkat harga CPO selama sepekan ini," ujarnya.

Adapun penetapan harga TBS Provinsi Riau sepekan ini, sebagai berikut:kelapa sawit umur 3 tahun sebesar Rp1.360,63; kelapa sawit umur 4 tahun Rp1.519,15; kelapa sawit umur 5 tahun Rp1.625,51; kelapa sawit umur 6 tahun Rp1.673,54; kelapa sawit umur 7 tahun Rp1.737,35.

Selanjutnya, kelapa sawit umur 8 tahun Rp1.791,53; kelapa sawit umur 9 tahun Rp1.849,20; kelapa sawit umur 10 tahun-20 tahun Rp1.900,63; kelapa sawit umur 21tahun Rp1.854,69.

Kemudian, kelapa sawit umur 22 tahun Rp1.808,01, kelapa sawit umur 23 tahun Rp1.762,07, kelapa sawit umur 24 tahun Rp1.743,55, dan kelapa sawit umur 25 tahun Rp1.669,46.  ***

Kategori:Ekonomi, Riau, Voli
wwwwww