Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau
Berita Khusus Pilgubri 2018

Cagub Nomor 4 Beri Perhatian Besar Terhadap Naker Lokal, Ini Buktinya

Cagub Nomor 4 Beri Perhatian Besar Terhadap Naker Lokal, Ini Buktinya
Minggu, 15 April 2018 21:29 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
DUMAI - Arsyadjuliandi Rachman, cagub Riau nomor 4, punya komitmen yang besar dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan perusahaan swasta.

Hal ini terungkap saat kampanye dialogis Andi Rachman dengan masyarakat Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Minggu, (15/4/2018). 

Ismiyanti, warga setempat dalam sesi dialog mengadu soal banyaknya tenaga kerja dari luar daerah yang bekerja di perusahaan perusahaan di Dumai. Kondisi ini membuat putra putri asal Dumai banyak yang masih menganggur, meskipun sudah sarjana. 

"Perusahaan di sini banyak pak. Katanya ini kota industri. Tapi, anak anak kami malah banyak tidak diterima kalau melamar pekerjaan di perusahaan," ujarnya. 

Menanggapi hal tersebut Andi Rachman langsung menginstruksikan anggota DPRD Dumai terutama yang berasal dari Fraksi Golkar untuk responsif terhadap pengaduan masyarakat atas masalah naker lokal ini. 

"Saya yakin Dumai juga sudah punya perda yang mengatur soal itu. Sekarang harus diperkuat pengawasan pelaksanaan perda itu di lapangan," ujarnya. 

Provinsi Riau punya Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Ketenagakerjaan Provinsi Riau. Dengan perda ini, perusahaan harus mengakomodir 75 persen tenaga kerja lokal dan 25 persen dari luar. 

"Karena provinsi juga ikut mengeluarkan izin berdirinya industri dan perusahaan ini. Makanya harus ditekankan untuk memberdayakan naker lokal. Kalau nggak, tidak kita keluarkan rekomendasi perpanjangan sejumlah izinnya," jelasnya. 

Namun demikian, hal yang lebih penting adalah menyiapkan tenaga kerja lokal yang berdaya saing dan terampil. Hal ini bisa dicapai dengan pelaksanaan berbagai macam kegiatan workshop dan pelatihan sertifikasi. Provinsi punya Badan Latihan Kerja yang harus dimanfaatkan sebaiknya baiknya untuk pengembangan sumber daya manusia. 

"Jadi perusahaan juga menerima tenaga kerja yang berkualitas. Jadi bisa berjalan beriringan. Perusahaan dan masyarakat bisa saling menguntungkan," tukasnya. (rls)

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww