Pembangunan Jalan Dua Jalur Depan Rumah Sakit Bireuen Telan Anggaran Rp7,8 Miliar
![]() |
| Pemkab Bireuen segera membangun ruas jalan dua jalur, di kawasan depan rumah sakit umum setempat guna mengatasi kemacetan, Sabtu (14/4/2018). (foto joniful bahri) |
Penulis: Joniful Bahri
Sementara, untuk pembangunan ruas Jalan T Hamzah Bendahara itu hingga kini masih terkendala pemindahan pedagang ke pasar induk, kawasan Cureh, Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen.
“Sebelum proses pembangunan ruas jalan tersebut dilakukan, maka lokasi itu harus bersih dari pedagang hingga akhir April ini. Sebab pada awal Mei 2018 dilakukan penandatanganan kontrak,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Kabid Bina Marga, Fadli Amir kepada wartawan, Sabtu (14/4/2018).
Pembangunan jalan dua jalur di kawasan itu, tambah Fadli Amir akan dilakukan 12 meter areal kiri kanan badan jalan. Untuk lancarnya pelaksanaan jalan tersebut, maka pedagang yang selama telah berjualan dipinggir jalan tersebut harus bersih.
“Bila terkendala selama pembangunan jalan itu dan tidak pindahnya pedagang, maka dananya harus dikembalikan lagi ke Pemerintah Pusat,” sebut Fadli Amir.
Sementara itu Sekda Bireuen, Zulkifli menyebutkan relokasi pedagang ke pasar induk adalah bagian dari penataan jalan di depan rumah sakit dr Fauziah Bireuen yang dinilai sangat menganggu pengendara, serta kelancaran keluar masuk mobil ambulans rumah sakit.
“Dalam hal ini Pemkab Bireuen segera membangun jalan dua jalur di kawasan tersebut guna mengatasi kesemrautan dan kemacetean. Maka langkah yang dilakukan sebelum pembangunan jalan itu, perlu direlokasikan para pedagang ke pasar induk,” terangnya. ***













