Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tolak Kedatangan Jokowi di Semarang, Mahasiswa KAMMI Bakar Tangannya

Tolak Kedatangan Jokowi di Semarang, Mahasiswa KAMMI Bakar Tangannya
Minggu, 15 April 2018 02:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SEMARANG - Puluhan Mahasiswa yang bergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Jawa Tengah, mengadakan aksi bakar tangan dan bakar kursi Presiden sembari meneriakan selogan #CukupJokowi, Sabtu (15/4/2018).

Aksi ini dilakukan dalam rangka menyambut presiden Jokowi yang melakukan kunjungannya ke Semarang.

Menurut Ketua Umum KAMMI Jateng sekaligus Kordinator aksi Moh. Khanif Nasukha, aksi bakar tangan ini di maksudkan sebagai simbol protes keras kepada Jokowi.

"Kami memandang, Jokowi sebagai Presiden telah gagal. Dimana kebijakannya menyakiti hati rakyat, dari mulai kenaikan BBM, krisis Ekonomi, dan kapitalisasi pendidikanan," ujarnya.

Lanjutnya, kondisi ekonomi yang semakin memburuk dan hutang yang semakin banyak juga merupakan bentuk kegalan Jokowi.

Apalagi saat ini katanya lagi, inflasi semakin tinggi, nilai tukar rupiah juga semakin melemah.

"Kenaikan BBM dan langkanya premium menambah gejolak krisis ekonomi yang semakin buruk. Semua harga naik dan rakyat lah yg menjadi korban dari mahalnya harga BBM," tandasnya.

Jokowi, menurutnya, telah menyiksa rakyatnya sendiri dengan janji pencitraan yang lebih dominan di banding kan kerja nyata dalam kesejahteraan.

"Rakyat butuh makan, tidak butuh infrastruktur dan jalan, rakyat butuh perbaikan ekonomi, bukan pencitraan yang hanya ilusi, Cukup Jokowi!! Cukup Jokowi!! Cukup Jokowi," tutur nya menutup aksi. ***

wwwwww