Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Cita-cita Menjadi Lumbung Atlet Nasional, Hasil Popda XIV jadi Barometer Prestasi Olahraga Pelajar Riau

Cita-cita Menjadi Lumbung Atlet Nasional, Hasil Popda XIV jadi Barometer Prestasi Olahraga Pelajar Riau
Kepala Dispora Riau Doni Aprialdi menyerahkan piala kepada Kepala Dispora Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian yang menjadi juara umum pada Popda XIV Riau 2018 (foto: barkah/goriau.com)
Selasa, 17 April 2018 13:18 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Berakhirnya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Riau 2018, tidak membuat tugas para pembina olahraga pelajar Riau usai, khususnya di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau.

Catatan dari hasil pelaksanaan Popda XIV Riau 2018 yang berlangsung di Kota Pekanbaru sejak tanggal 10 April hingga 16 April 2018 ini akan menjadi referensi untuk merekrut para atlet berprestasi dari setiap kabupaten/kota untuk mewakili Riau pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) September 2018 mendatang.

Hal itu dikatakan Kepala Dispora Riau, Doni Aprialdi saat berbincang dengan GoRiau.com, Selasa (17/4/2018) siang. "Alhamdulillah, pelaksanaan Popda XIV Riau 2018 akhirnya selesai dan berlangsung dengan sukses," ucapnya.

Doni melanjutkan, pihaknya sudah melihat hasil dari pelaksanaan Popda XIV Riau 2018 ini dan menjadi barometer bagi peningkatan prestasi olahraga pelajar di Riau yang nantinya akan dipersiapkan untuk menghadapi Popwil yang akan berlangsung di Aceh pada bulan September 2018 mendatang.

"Kita juga berterimakasih kepada semua pihak, seluruh panitia, rekan-rekan di Dispora Riau, eselon III dan para kontingen yang telah bekerja keras hingga pelaksanaan Popda XIV Riau 2018 berjalan lancar dan sukses," imbuhnya.

"Dari hasil Popda ini, kita berharap prestasi atlet pelajar Riau kedepannya bisa semakin bagus, semakin baik dan tentunya semakin profesional sesuai dengan cita-cita Riau untuk menjadi lumbung atlet nasional," tegasnya.

Masih kata Doni, untuk pelaksanaan Popda XX yang akan berlangsung tahun 2020 mendatang, akan digelar di kabupaten/kota yang lainnya, dan kabupaten/kota tersebut harus siap untuk melaksanakan Popda XX Riau.

"Kedepan, tentunya pelaksanaan Popda ini akan digelar secara bergiliran di setiap kabupaten/kota, dan kita minta setiap kabupaten/kota ini harus siap saat nanti diminta menjadi tuan rumah Popda," pungkasnya.

Kontingen atlet pelajar Kota Pekanbaru akhirnya keluar sebagai kampiun Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Riau 2018 yang berakhir Senin (16/4/2018) dengan mengoleksi sebanyak 16 medali emas.

Kontingen Kota Pekanbaru yang juga menjadi tuan rumah pada ajang kejuaraan olahraga pelajar terakbar di Riau ini sukses mengungguli kontingen lainnya dengan menjuarai beberapa cabang olahraga (cabor) dari delapan cabor yang dipertandingkan.

Sejumlah cabor yang berhasil dijuarai kontingen Kota Pekanbaru pada Popda XIV Riau 2018, diantaranya cabor bola basket, cabor bulutangkis, cabor tenis dan cabor tenis meja. Sedangkan untuk empat cabor lainnya, Kota Pekanbaru berada di posisi dua dan tiga.

Pada posisi runner-up Popda XIV Riau 2018, ditempati oleh kontingen dari Kabupaten Siak yang mengoleksi setengah dari jumlah total medali emas yang diraih kontingen Kota Pekanbaru, yaitu delapan medali emas.

Di bawah kontingen Kabupaten Siak, ada kontingen Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang membayang-bayangi dengan jumlah koleksi medali total lima medali emas. Sementara itu, Kabupaten Pelalawan yang paling sedikit mengirimkan atletnya mampu berada di posisi empat dengan mengoleksi empat medali emas.***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww