Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Rasiman Maklumi Kemarahan Beto saat Sriwijaya Fc Melawan Persipura

Rasiman Maklumi Kemarahan Beto saat Sriwijaya Fc Melawan Persipura
Selasa, 17 April 2018 02:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PALEMBANG - Asisten pelatih Sriwijaya FC, Rasiman, mengungkapkan, pihaknya bisa memahami kemarahan striker Alberto Goncalves alias Beto dalam pertandingan melawan Persipura, Sabtu lalu.

Pada laga keempat LIGA 1 2018 di Palembang yang berakhir 2-2 itu, Beto ditarik keluar pada pertengahan babak kedua.

Beto menunjukkan ekspresi tidak suka atas keputusan tim pelatih. Ia memilih langsung masuk ke ruang ganti, daripada duduk di bench pemain. Beto tampak berjalan cepat meninggalkan area teknik Sriwijaya FC.

Rasiman yang untuk sementara menggantikan Rahmad Darmawan atau RD karena sedang kursus pelatih lisensi AFC Pro di Yogyakarta, mengungkapkan bila tidak ada masalah dengan amarah Beto. Tim pelatih masih bisa mengendalikan situasi yang ada.

Bahkan tim pelatih menganggap ekspresi marah itu merupakan sesuatu yang positif. Tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

"Sebagai pemain memang harus punya mental seperti itu. Kami sangat memahami. Dan, buat kami tidak hanya Beto yang marah, tapi 5 pemain cadangan yang tidak dimainkan, lalu 15 pemain yang tidak masuk daftar susunan pemain," kata Rasiman.

Adapun alasan tim pelatih Sriwijaya FC menarik Beto untuk digantikan Patrich Wanggai, karena merasa terjadi kebuntuan dalam usaha membuka pertahanan Persipura. Selain itu, kombinasi trisula Esteban Vizcarra, Beto, dan Manuchekhr Dzhalilov, mulai menurun.

"Banyak hal yang menjadi pertimbangan. Di babak kedua permainan Persipura justru menanjak. Mereka berhasil mencetak 2 gol balasan dalam tempo 5 menit lewat serangan balik," kata Rasiman.

"Kalau ini tidak diperhatikan, bisa jadi bukan hasil imbang yang didapat di akhir pertandingan, tapi malah kalah," Rasiman, menambahkan.

Oleh karena itu tim pelatih memasukkan Patrich Wanggai untuk menggantikan Beto. Lalu Manuchekhr Dzhalilov juga diganti Nur Iskandar. 

"Patrich Wanggai dimasukkan karena dia pemain Papua yang diharapkan bisa punya motivasi lebih menghadapi Persipura," ujar Rasiman. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Non Olympic, Sumatera Selatan, Papua
wwwwww