Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Ziarah ke Makam Bung Tomo, Zulkifli Hasan: Takbirnya Mengubah Sejarah

Ziarah ke Makam Bung Tomo, Zulkifli Hasan: Takbirnya Mengubah Sejarah
Ketua MPR RI Zulhasan saat berziarah ke Makam Bung Tomo. (dok. MPR)
Selasa, 17 April 2018 12:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SURABAYA - Kesempatan berada di Jawa Timur digunakan Ketua MPR Zulkifli Hasan untuk ziarah ke makam pejuang Nasional Soetomo atau yang lebih dikenal dengan Bung Tomo, Senin (16/4/2018).

Bagi Zulkifli Hasan, Bung Tomo adalah salah satu sosok yang mengubah sejarah. Melalui pekik takbirnya, Perjuangan melawan penjajah di 10 November.

"Takbir Bung Tomo mengubah sejarah menggerakkan anak bangsa melawan penjajah. Sampai sekarang kita peringati 10 November itu sebagai hari Pahlawan," tandasnya.

Zulkifli Hasan mengatakan, Bung Tomo membuktikan bahwa Takbir tidak identik dengan radikal, terorisme apalagi kekerasan dan intoleransi.

"Takbir justru menjadi inspirasi kesadaran untuk merdeka. Melalui resolusi jihad Mbah Hasyim Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman, kesadaran agama dan bela negara hadir," tandasnya.

Bung Tomo juga menjadi bukti bersatunya ulama, Kyai dan Umara dalam merebut kemerdekaan.

"Ini bukti bahwa sudah sejak lama Islam dan Kebangsaan lebur dalam kebhinnekaan," ujarnya.

"Al Fatihah, Kita doakan beliau Bung Tomo diterima di tempat terbaik di Sisi Allah bersama para pahlawan bangsa," tutupnya. ***

wwwwww