Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau
Berita Khusus Pilgubri 2018

Murniati Berlari Keluar Toko Saat Calon Gubernur Riau Blusukan ke Pasar Panipahan: Anak Kami Dosen Bilang Tikam Nomor 1

Murniati Berlari Keluar Toko Saat Calon Gubernur Riau Blusukan ke Pasar Panipahan: Anak Kami Dosen Bilang Tikam Nomor 1
Murniati kegirangan bisa bertemu langsung dengan Calon Gubernur Riau nomor 1, Syamsuar.
Rabu, 18 April 2018 10:31 WIB
Penulis: Ira Widana
ROHIL - Antusiasnya masyarakat Panipahan, Rokan Hilir menyambut kedatangan Calon Gubernur Riau nomor urut 1 ini sudah terlihat saat, rombongan turun dari speedboat, Rabu (18/4/2018) sekitar pukul 09.15 WIB.

Mulai penyambutan dengan salawat dari dua grup rabana serta penyambutan pedagang di Pasar Pelabuhan Panipahan. Meski harus menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer, Syamsuar memilih untuk berjalan kaki menyapa pedagang dan masyarakat yang berbelanja.

Menariknya di pasar tadi, Syamsuar terlihat tidak asing lagi bagi pedagang dan masyarakat. Beberapa pedagang yang disambangi Syamsuar untuk memperkenalkan diri justru dijawab oleh pedagang dengan santun.

"Kami sudah kenal pak. Pak Syamsuar dan pak Edy Nasution, banyak teman-teman kami yang menceritajan hebatnya pak Syamsuar membangun Siak," sebut pedagang dari suku Batak itu.

Di lorong yang berbeda, Syamsuar dikagetkan lagi dengan seorang ibu yang berteriak "yang mana pak Syamsuar?". Rupanya penjual pakaian yang bernama Murniati itu sudah mengenal nama Syamsuar calon Gubernur Riau nomor 1.

"Oh, ini dia pak Syamsuar. Anak kami (keponakan) tinggal di Pekanbaru, dosen dia. Katanya nanti tikam (coblos) nomor 1," kata Murniati sambil menyalami Syamsuar dan meloncat kegirangan karena tak menyangka bisa bertemu langsung dengan Calon Gubernur Riau yang banyak diidolakan masyarakat Panipahan.

Murniati menceritakan kepada Syamsuar bagaimana dia mengajak para pedagang lainnya untuk mengenali sosok calon Gubernur Riau nomor 1.

"Alhamdulillah hari ini bapak datang langsung ke sini. Kalau kemarin kami hanya dengarkan nama saja," sebutnya lagi.

Syamsuar calon Gubernur Riau yang diusung dari Partai PAN, NasDem dan PKS ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh pedagang di Pasar Pelabuhan Panipahan itu karena semuanya terlihat senang dengan kedatangannya.

"Sampaikan salam kami kepada anak ibu yang dosen itu. Sampaikan juga terimakasih kami karena dia sudah membantu kami mensosialisasikan diri di Panipahan ini, insyaAllah doa kita semua dijabah Allah dan kami diamanahkan menjadi Gubernur Riau," kata Syamsuar.

Tepat di depan toko Murniati juga ada seorang ibu yang menyebutkan bahwa anaknyalah Dosen yang mensosialisasikan nama Calon Gubernur Riau Syamsuar - Edy Natar Nasution.

"Anak saya itu dosen di UIN. Dia sekolahnya dulu di Jawa, di Gontor, terus kuliah di Jogya dan lanjut S2 di Pekanbaru. Jadi Hendri inilah yang menceritakan kepada kami tentang nomor 1 pak Syamsuar. Pak Syamsuar bupati Siak yang hebat, berprestasi juga dan bisa membuat masyarakat Siak hidup sejahtera," kata Hj Zaiyah ibu dari seorang dosen dan ustaz di Pekanbaru ini.

Bagi Zaiyah, apa yang dikatakan anak-anaknya tentang Syamsuar itu tidak mungkin salah. Karena selama puluhan tahun tinggal di Panipahan dengan suaminya Ramli, Hj Zaiyah yakin keemat anaknya adalah anak-anak yang cerdas.

"Satu orang anak kami ASN di Panipahan ini, 1 lagi honorer di Rumah Sakit dan 1 lagi TKS yang bekerja sukarela tanpa digaji. Alhamdulillah, dengan pekerjaan berjualan pakaian ini kami bisa menyekolahkan anak-anak hingga menjadi orang yang berguna bagi masyarakat banyak," sebut Zaiyah lagi. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww