Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau
Berita Khusus Pilgubri 2018

Bertemu Lukman Edy, Pemilik Kedai Kopi Ini Mantap Pilih Nomor 2

Bertemu Lukman Edy, Pemilik Kedai Kopi Ini Mantap Pilih Nomor 2
Minggu, 13 Mei 2018 17:29 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PASIR PENGARAIAN- Ibu Rustini, pemilik kedai kopi di Jalan Garuda, Ujung Batu, Rokan Hulu mantapkan pilihan pada Lukman Edy saat pilgub Riau, 27 Juni 2018.

Hal itu dikatakan saat Cagubri Zaman Now itu singgah di kedai kopinya saat akan silaturahmi dan blusukan di pasar Ujung Batu, Rokan Hulu, Minggu, (13/5).

"Saya dan keluarga suka dengan pak Lukman karena beliau ramah, beragama, dan seorang tokoh nasional," kata Rustini.

Pemilik kedai yang sudah berjualan puluhan tahun ini berharap eks menteri Desa itu bisa memenangi kontestasi pilgub Riau 2018. "Kita doakan pak Lukman menang pilgub agar program-programnya bisa diwujudkan," tambahnya.

Sementara itu, Laila, pedagang pasar yang berjualan tahu tempe mengeluhkan sepinya pasar dimana dia berjualan selama 12 tahun. "Disini payah lah sekarang jualannya, harganya juga sekarang beda sama tempat lain," keluh Laila.

Selain itu, kondisi fisik pasar yang kumuh dan jalan yang sempit menambah situasi pasar menjadi tidak nyaman. "Tolong ini lah, kalau nanti jadi gubernur diperbaiki pasar dan jalan yang sempit ini bisa dilebarkan," pungkas Laila. (rls)

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww