Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Badminton

4 Polisi dan 6 Warga Sipil Jadi Korban Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Surabaya

4 Polisi dan 6 Warga Sipil Jadi Korban Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Surabaya
Senin, 14 Mei 2018 10:58 WIB
JAKARTA - Ada 4 Polisi yang sedang melakukan penajagaan di pos menjadi korban ledakan di Polrestabes Surabaya Jalan Sikatan, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018). Bom meledak pukul 18.50 WIB.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mengera menjelaskan ada petugas polisi yang menjadi korban. Selain petugas, ada juga 6 orang warga sipil"

"Ada korban dari anggota, apakah itu luka atau meninggal dunia? Tolong rekan media menunggu, yang pasti ada 4 anggota dan 6 orang warga sipil, total 10 orang " kata Frans Barung.

Frans juga mengkonfirmasi jika bom itu berasal dari sebuah kendaraan. Tapi dia belum bisa mengidentifikasi jenis kendaraannya.

"Terjadi penyerangan bom kendaraan, jenis kendaraannya adalah sepeda motor," kata Frans Barung.

Kepolisian surabaya akan jumpa pers dalam waktu dekat di Polda Jawa Timur.

Kamarin bom meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Gereja Kristen Indonesia Diponegoro dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel. Pelaku bom ini ada 6 orang, mereka semua berkeluarga.

Mereka adalah  Dita Uprianto dan istrinya, Puji Kuswati. Lalu keempat anak terdiri dari Fadila Sari (12), Famela Rizkita (9), Yusuf Fadhil (18), dan Firman Halim (16).

Dita melakukan pengeboman di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya. Puji bersama Famela dan Fadila mengebom di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro (GKI Diponegoro). Terakhir Yusuf dan Firman melakukan pengeboman di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel.

Akibat pemboman itu, 13 orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka. (Achmad Ali). ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:berbagai sumber
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Voli, Jawa Timur
wwwwww