Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
17 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
16 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Forum Anak, Berkomunikasi dan Berinteraktif

Forum Anak, Berkomunikasi dan Berinteraktif
Wakil Bupati Tapanuli Selatan Aswin Efendi Siregar didampingi Kadis PP dan PA Tiorisma Damayanti, Sekretaris PP dan PA Hubban Hasibuan dan Kabid PHA Surianto saat menyampaikan sambutannya, Selasa (15/5/2018)
Selasa, 15 Mei 2018 21:49 WIB
Penulis: Roni Siregar
TAPSEL – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Kabupaten Tapsel menyelenggarakan pembentukan Forum Anak Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) TA 2018, Selasa (15/5/2018) di aula Pia Hotel Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Tapsel H Aswin Efendi Siregar didampingi Kadis PP dan PA Tiorisma Damayanti, Sekretaris PP dan PA Hubban Hasibuan dan Kabid PHA Surianto.

Dalam sambutannya, Aswin Efendi Siregar mengatakan, Forum Anak ini merupakan bagian Kabupaten layak anak untuk aktif mengembangkan diri sesuai dengan potensi, minat dan bakat serta kemampuanya. Forum anak juga memberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, ide, pendapat yang berkaitan dengan seluruh aspek tumbuh kembang anak, mempercepat proses pemenuhan hak anak dan membangun karakter pengembangan potensi anak.

“Pembentukan Forum anak ini menjadi jembatan untuk selalu berkomunikasi serta berinteraktif dan mampu mengintervensi sesamanya untuk menjauhi seks bebas, perdagangan manusia, narkoba, kekerasan pada anak dan perilaku yang tidak baik lainnya sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” ungkap pria yang juga pernah menjabat sebagai Sekda Tapsel ini.

Dia juga berharap, melalui kegiatan forum anak ini, dapat menanamkan pendidikan karakter yang baik sehingga harapan anak sebagai penerus generasi bangsa dapat dibanggakan.

Kabid PHA Surianto dalam laporannya menyampaikan, pembentukan forum anak ini bertujuan untuk mengembangkan wadah partisifasi anak, mengembangkan wadah penyaluran aspirasi anak, mempercepat proses pemenuhan hak anak dan bisa belajar mengaplikasikan program kegiatan dari forum anak daerah lainnya.

Surianto juga mengharapkan, dengan forum anak ini dapat tercapai adanya wadah atau sarana bagi anak untuk berkumpul dan aktif dalam menyuarakan atau menyampaikan aspirasi, pendapat, kepentingan dan kebutuhan secara formal.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang peserta yang berasal dari tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tantom Angkola, Kecamatan Arse dan Kecamatan Angkola Selatan serta OPD terkait dengan menghadirkan ketua P2TP2A Kabupaten Tapsel H Hubban Hasibuan sebagai narasumber.

Selanjutnya kegiatan ini ditutup dengan pengukuhan forum anak di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Tantom Angkola, Kecamatan Arse dan Kecamatan Angkola Selatan yang langsung dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Semoga dengan dikukuhkannya forum anak di tiga Kecamatan ini dapat menjadi jembatan bagi anak, agar anak dapat berkomunikasi dan berinteraktif, dapat meningkatkan kapasitas anak di bidang penanaman nilai-nilai luhur budaya, nasionalisme, patriotisme serta pengembangan karakter bangsa,” ucap Aswin mengahiri.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww