Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
13 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
18 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Riau

Ternyata, Listrik di Gedung RPD Kuansing Sudah Putus

Ternyata, Listrik di Gedung RPD Kuansing Sudah Putus
Gedung RPD Kuansing yang sudah tidak dialiri listrik.
Kamis, 17 Mei 2018 22:29 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Gedung Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kuantan Singingi (Kuansing) yang terletak di Jalan Linggarjati nomor 2 Telukkuantan sudah tidak dialiri arua listrik.

Saat GoRiau.com berkunjung ke gedung tersebut pada Kamis (17/5/2018) siang, tampak kilometer listrik sudah disegel dan arusnya dicabut.

"Diputus? Ndak persoalan itu. Selama ini kita selalu bayar, ini hanya soal koordinasi saja," ujar Samsir Alam, Kepala Diskominfo Kuansing dengan nada kaget.

Kepada GoRiau.com, Samsir menegaskan putusnya aliran listrik ke RPD bukannya faktor utama tidak mengudaranya radio tersebut.

"Tapi, karena memang izinnya belum keluar. Selama belum ada izin, kita tidak bisa mengaktifkannya," ujar Samsir.

Dikatakan Samsir, pihaknya selalu membayar tagihan listrik di RPD tersebut. "Lagian, biasanya ada pemberitahuan dari PLN kalau ada tunggakan," katanya.

Secara terpisah, Darmansyah selaku Kepala PLN Cabang Telukkuantan menyatakan pemutusan sementara dilakukan sesuai dengan SOP.

"Petugas selalu mengontrol ke sana dan saat tunggakan satu bulan, sudah dilayangkan surat. Namun, pada bulan kedua tak juga dibayar. Sesuai ketentuan, ya harus diputus. Jika tak juga dibayar, maka pada bulan ketiga akan dibongkar," jelas Darmansyah.

Menanggapi pernyataan Samsir, Darmansyah menegaskan tidak mungkin dirinya selalu mengingatkan pelanggan tentang kewajibannya.

"Tak mungkin setiap saat saya ingatkan. Sebab, pada prinsipnya semua pelanggan sudah tahu kewajibannya," pungkas Darmansyah.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww