Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Voli

Perusahaan Korea Rencanakan Investasi Krueng Tripa

Perusahaan Korea Rencanakan Investasi Krueng Tripa
Jum'at, 18 Mei 2018 21:10 WIB
BANDA ACEH - Perusahaan energi asal Korea Selatan, BS Energy merencanakan menggarap potensi listrik Krueng Tripa di Gayo Lues dan Nagan Raya. PLTA di dua kabupaten itu punya potensi energi sebesar 306 megawatt.

Wakil Presiden BS Energy, Mr. Kwon, mengatakan, perusahaan mereka telah berpengalaman investasi di bidang energi di Indonesia. Sebelumnya BS Energy telah menggarap PLTA Wampu (45 MW) di Sumatera Utara, PLTA Semangka (56 MW) di Lampung dan PLTA Siborpa (114 MW).

"Selain di Tripa kita ada rencana investasi di daerah lain juga," kata Kwon saat berjumpa gubernur Irwandi di ruang kerjanya, Jumat (18/05/2018). Di dua tempat tersebut BS Energy akan berinvestasi 1.050 US Dollar. Di Tripa 2 senilai 400 US Dollar (114 MW) dan 650 US Dollar investasi di Tripa 3 (192 MW).

Saat ini, seluruh proses perizinan awal sudah diselesaikan. Sekarang, kedua perusahaan tersebut sedang pada tahap pre qualification dari PLN. Karenanya, BS Energy mengharapkan dukungan pemerintah Aceh, dengan mengkonfirmasikan keseriusan perusahaan asal Korea Selatan tersebut saat PLN mengkonfirmasi terkait perusahaan tersebut pada pemerintah Aceh.

"Kendala kita cuma akses ke lokasi yang sulit. (Sampai saat ini) semuanya masih serba manual. Kita mempekerjakan 60 pekerja lokal untuk membawa alat ke sana," kata Kwon.

Kwon menjelaskan jika investasi tersebut berhasil, BS Energy bisa bisa mendukung pemerintah Aceh dalam hal penyediaan energi listrik dan murah dan mandiri. Selain itu, pembangunan PLTA tersebut juga dapat membantu menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik PLN di wilayah Aceh.

"Pastinya juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Gayo Lues dan Nagan Raya dan menyediakan peluang usaha karena kita akan melibatkan kontraktor lokal dan nasional," ujar Kwon.

Selain itu, Kwon juga mengajak gubernur Aceh untuk melihat langsung salah satu PLTA yang telah diinvestasi BS Energy.   

Sementara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, mengatakan pemerintah Aceh sangat mendukung upaya BS Energy menginvestasikan dananya di Aceh untuk pembangunan PLTA di Krueng Tripa. 

"Di samping meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan adanya investasi ini pasti akan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat," kata Irwandi. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Biro Humas Pemerintah Aceh
Kategori:Voli, Aceh
wwwwww