Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Riau

Selama Ramadan, Dewan di Siak Minta Pemilik Tempat Hiburan Malam Tutup Usahanya

Selama Ramadan, Dewan di Siak Minta Pemilik Tempat Hiburan Malam Tutup Usahanya
Indra Gunawan, Ketua DPRD Siak
Minggu, 20 Mei 2018 13:26 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Bulan suci ramadan 1439 hijriah sudah memasuki hari ke empat. Demi kekhusukan umat muslim melaksanakan ibadah puasanya, Ketua DPRD Kabupaten Siak, Indra Gunawan meminta kepada seluruh pemilik tempat hiburan malam di Siak menutup usahanya.

"Himbauan tegas ini berlaku untuk semua pemilik usaha tempat hiburan malam, khususnya yang berada dekat dengan pemukiman warga, masjid, sekolah dan rumah sakit," kata Indra Gunawan kepada GoRiau.com, Minggu (20/5/2018).

Tentunya, kata Politisi Golkar, dengan tutup tempat usaha hiburan malam di Siak, pemilik usaha sudah melakukan upaya saling menghormati antar sesama agama, terutama umat islam yang melaksanakan puasa.

"Dinas terkait khususnya Satpol PP Kabupaten Siak selama ini dapat bekerjasama dengan masyarakat untuk memperingatkan pemilik usaha hiburan malam yang masih membandel ini. Selain diberi peringatan, harus ada juga aksi tegas," sebut Indra lagi.

Menurut Indra, tempat hiburan malam yang identik menjual minuman keras seperti klab malam, diskotik, mandi uap, griya pijat, permainan mesin keeping jenis bola ketangkasan serta usaha bar yang berdiri sendiri dan yang melekat pada klab malam ini wajib tutup hingga hari raya Idul Fitri 1439 hijriah.

"Tidak hanya pemilik tempat hiburan malam saja yang diminta bertoleransi, pemilik warung sarapan pagi yang masih tetap buka selama ramadan juga sebaiknya tidak menjual makanan dan minuman kepada pembeli yang muslim," sebutnya lagi. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww