Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
23 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
24 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
5
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
6 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
6
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Satpam Bank Sumut Diciduk Poldasu, Tanya ke Pak Erwinsyah Kata Syahdan Ridwan

Soal Satpam Bank Sumut Diciduk Poldasu, Tanya ke Pak Erwinsyah Kata Syahdan Ridwan
Senin, 21 Mei 2018 12:05 WIB
MEDAN - Bank Sumut segera mengeluarkan surat peringatan (SP) kepada salah seorang satpam Bank Sumut yang ditangkap polisi gara-gara status di media sosial Facebook.

Sekretaris Perusahaan Bank Sumut, Syahdan Ridwan Siregar, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bagian SDM Bank Sumut untuk penyelesaian masalah itu.

"Satpam itu ditangkap Jumat kemarin. Karena hari libur, jadi saat ini belum keluar SP," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (20/5/2018) malam.

Sebelumnya, Amaralsyah Dalimunthe, warga Jalan Karya Bakti, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun bekerja sebagai satpam Bank Sumut diitangkap Polres Simalungun dari kediamannya, Jumat (18/5/2018) lalu. Dia ditangkap karena di akun Facebook miliknya memposting ujaran kebencian terkait terorisme.

Menurut Syahdan, Amaralsyah bukan merupakan karyawan tetap Bank Sumut. "Dia tenaga outsourching dari pihak ketiga," ungkapnya.

Bank Sumut sendiri telah berkoordinasi dengan perusahaan penyedia jasa keamanan tersebut. "Kami tidak tahu langkah apa yang akan mereka tempuh," jelasnya.

Dikatakannya, manajemen Bank Sumut menegaskan terkait postingan yang diduga ujaran kebencian oleh oknum satpam Bank Sumut KCP Serbelawan merupakan pernyataan pribadi dan bukan mewakili sikap resmi perusahaan.

Bank Sumut juga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. "Bank Sumut juga senantiasa menghimbau seluruh karyawannya untuk menerapkan nilai nilai moral dan etika termasuk dalam hal penggunaan media sosial," tegasnya.

Syahdan enggan berkomentar lebih jauh mengenai masalah ini. Dia meminta mengkonfirmasi ke bagian Humas Perusahaan.

"Tanya ke Pak Erwinsyah (Humas-red). Tadi kami telah menyiapkan jawaban untuk masalah ini. Agar lebih jelas dan tak salah," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, PR Bank Sumut Erwinsyah tak bisa dimintai keterangan. Sambungan telepon dan pesan singkat yang dikirim juga tak bisa terhubung.***

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Badminton, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww