Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
14 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
13 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Riau

Pemuda Nongkrong Larut Malam Jadi Sasaran Patroli Satpol PP di Pelalawan

Pemuda Nongkrong Larut Malam Jadi Sasaran Patroli Satpol PP di Pelalawan
Dua pemuda mabok tuak diamankan Satpol PP, malam tadi.
Minggu, 27 Mei 2018 12:25 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Satpol PP Pelalawan kembali melakukan teguran kepada pemuda yang nongkrong di areal perkantoran Bhakti Praja, Pangkalan Kerinci, malam tadi. Hal ini dilakukan dalam patroli malam mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja.

Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, H Abu Bakar melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH mengatakan, pihaknya kewalahan lantaran banyaknya pemuda pemudi yang nongkrong di areal perkantoran Bhakti Praja.

"Tak jarang ketika petugas mendatangi, mereka kabur kemudian berteriak dengan kata-kata kotor. Jumlah mereka ratusan, sementara petugas hanya belasan orang saja," katanya.

Lanjutnya, dua pemuda diamankan lantaran kedapatan mabuk tuak di areal perkantoran. Kedua pemuda tersebut berinisial DS (26) dan DL (18). "Keduanya langsung dibawa ke kantor, karena kedapatan mabuk tuak," katanya.

Diterangkan Sofyan, kedua pemuda mabok tersebut diserahkan ke Penyidik Satpol PP, Rospandi untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Mereka didata dan diberikan pemahaman juga pembinaan fisik untuk mengelilingi lapangan Satpol. Pembinaan fisik ini bertujuan agar mereka cepat pulih dan sadar dari mabuknya," ujarnya kepada GoRiau.com, Minggu (27/5/2018).

Sofyan menambahkan, setelah diproses oleh Penyidik PPNS untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali perbuatannya, kedua pemuda tersebut diperbolehkan pulang. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww