Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Ekonomi
21 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
2
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
15 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
3
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
18 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
4
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
17 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
5
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
14 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
15 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ada Teriakan Bom, Penumpang Lion Panik dan Histeris Lompat dari Sayap Pesawat

Ada Teriakan Bom, Penumpang Lion Panik dan Histeris Lompat dari Sayap Pesawat
Penumpang Lion Air panik dengan isu Bom. (dari video Whatsapp)
Senin, 28 Mei 2018 23:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PONTIANAK - Seorang penumpang Lion Air JT 678 rute Pontianak-Jakarta bercanda dengan berteriak membawa bom. Akibatnya, seluruh penumpang pesawat yang akan bersiap lepas landas itu panik dan histeris.

Penumpang yang lain membuka pintu darurat tanpa instruksi dari awak kabin, sehingga membuat para penumpang berhamburan keluar melalui sayap pesawat.

Sebagian lagi memilih melompat. Ada juga yang berteriak-teriak histeris hingga membuat suasana mencekam.

Akibat penumpang berebut meninggalkan pesawat, terpaksa ada satu penumpang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka saat lompat dari sayap pesawat.

Distrik Manajer Lion Air Group Pontianak, Lukman Nurjaman mengatakan telah mengamankan penumpang yang mengaku sekadar melontarkan canda membawa bom.

"Saat ini masih diinterogasi oleh polisi. Penumpang tersebut mengaku bercanda," kata Lukman, di Bandara Supadio, Pontianak, Senin (28/5) malam.

Berdasarkan SOP, kata Lukman, tidak ada istilah candaan, terutama berkaitan dengan keamanan di bandara atau dalam pesawat.

Setelah dilakukan pemeriksaan di pesawat dan barang bagasi tidak ditemukan adanya bom. Akibat kejadian itu sebanyak 189 penumpang belum bisa diberangkatkan.

Isu soal adanya oknum penumpang di sebuah masakapai di Bandara Supadio yang berteriak ada bom, pihak Bandara Supadio, saat dikonfirmasi, belum bisa memberikan infromasi yang jelas mengenai isu tersebut.

"Nanti saja, pak. Saya belum bisa mengeluarkan statement. Kami masih melakukan interogasi. Nunggu selesai dulu ya," kata Kepala Divisi Operasional PT Angkasa Pura II Kubu Raya, Bernat Munthe melalui sambungan telepon.***


wwwwww