Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
5
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
5 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  PON

Jembatan Lancok-Kareung Kuala Bireuen Rusak Berat

Jembatan Lancok-Kareung Kuala Bireuen Rusak Berat
Kondisi jembatan beton yang menghubungkan Lancok-Lancok dan Gampong Kareung, Kuala, Bireuen, rusak berat, Senin (28/5/2018). [foto joniful bahri]
Senin, 28 Mei 2018 21:47 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Jembatan beton yang menghubungkan Lancok-Lancok dan Gampong Kareung, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, rusak berat, Senin (28/5/2018).

Sejauh ini, jembatan yang rusak beberapa tahun lalu itu belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Menurut keteranga warga Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Muhammad kepada GoAceh.co menjelaskan, jembatan lintasan ruas jalan kecamatan yang menghubungkan kedua gampong itu  yang rusak puluhan tahun lalu belum juga tersentuh perbaikan.

"Saat ini kondisi kerusakannya semakin parah, tapi belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Sebenarnya ini jembatan jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Kuala dengan Kecamatan Peusangan," katanya.

Apa bila, tambah Muhammad jembatan ini putus, maka warga Kareung jika ingin ke Kota Bireuen harus memutar arah melewati Cot Ijue, Kecamatan Peusangan dengan  jarak mencapai 10 kilometer lebih.

"Sementara jarak Kareung dengan Kota Bireuen hanya sekitar 5 kilometer melewati Lancok-Lancok. Sebaliknya, jika jembatan itu putus, maka warga Lancok yang ingin ke Peusangan juga harus memutar lewat Kota Bireuen yang jaraknya  cukup jauh," terang Muhammad.

Untuk itu kami berharap kepada Pemkab Bireuen segera memperbaiki jembatan Lancok-Kareung sehingga bisa dilintasi warga masyarakat.

Pantauan GoAceh.co,  tiang penyangga sebelah utara dan selatan jembatan tersebut sudah lama patah. 

Begitu juga lantai jembatan juga rusak berat, berlumpur dan digenangi air hujan. Sementara warga yang melintas terlihat harus  hati-hati agar tidak jatuh ke alur sungai dikawasan itu. ***

Kategori:PON, Aceh
wwwwww