Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Bubur Pedas, Menu Berbuka Edy Rahmayadi dan Tim Pemenangan Eramas

Bubur Pedas, Menu Berbuka Edy Rahmayadi dan Tim Pemenangan Eramas
Rabu, 30 Mei 2018 21:17 WIB
Penulis: Rel
MEDAN - Calon Gubernur Sumut Nomor Urut 1 Edy Rahmayadi menggelar buka puasa bersama koalisi Partai Tim Pemenangan Eramas di kediamannya Jalan Karya Amal/Karya Bakti Medan Johor Rabu (30/05/2018).

Selain kurma dan makanan pembuka puasa lainnya, panganan khas rumpun Melayu, bubur pedas juga melengkapi menu berbuka.

"Karena saya orang Melayu, bubur pedas ini selalu ada setiap buka puasa. Dan ini sudah tradisi keluarga saya setiap bulan puasa," ujar Edy Rahmayadi usai shalat Magrib dan makan malam bersama.

Dikatakan Edy bahwa pada mumnya masyarakat Melayu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berbuka puasa di bulan Ramadan harus tersedia bubur pedas yang merupakan makanan khas yang sudah ada sejak zaman kerajaan Melayu dahulu kala.

Dikatakannya bahwa makanan khas Melayu Langkat ini sangat diminati, dan ini salah satu makanan yang wajib untuk dicicipi di setiap datangnya bulan suci Ramadan. Konon menurut ceritanya, bubur pedas merupakan kuliner warisan Kesultanan Deli, yang selalu dinikmati selama bulan Ramadan sejak tahun 1909.

Makanan khas Melayu ini tidak hanya lezat tapi juga bisa menjadi makanan penghangat tubuh. Di mana bubur khas Melayu ini memiliki rasa dan aroma yang sangat khas, berwarna kuning pekat dengan kuah santan kental, diirisi daun mangkokan, daun jambu biji, serta daun ketumbar.

Sehingga membuat bubur pedas ini tidak hanya enak tapi juga menyehatkan, kata Edy. Edy juga menyampaikan selain itu juga pembuatannya dengan memakai beras sebagai bahan dasar bubur, ditanak dicampur dengan berbagai macam rempah-rempah.

Seperti kunyit, temu kunci, temu hitam, jintan serai, temu mangga, dan puluhan macam jenis rempah lainnya. Sementara untuk campurannya biasanya menggunakan potongan dada ayam serta udang segar.

"Sumut ini kaya akan kulinernya dan kita memiliki tanggungjawab untuk menjaga kelestarian kuliner kita itu. Termasuk bubur pedas ini yang akhir-akhir ini mulai jarang kita jumpai," ujarnya.

Hadir dalam buka bersama Guru Besar UIN Sumut Prof Dr Syahrin Harahap, Ketua Hanura Sumut Kodrat Shah, Sekretaris Golkar Sumut Irham Buana, Sekretaris Nasdem Iskandar ST, Ketua PBB Sumut Drs H Awaluddin Sibarani, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumut, John Robert Simanjuntak, Sekjen PKS Sumut Abdul Rahim, serta pengurus Partai Pengusung dan Pendukung Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.

Dalam kesempatan itu, Edy juga menyampaikan acara buka puasa yang digelar di kediamannya dalam rangka mempererat tali silaturahmi khususnya dengan tokoh-tokoh partai pengusung dan pendukung Eramas.

"Ini bulan baik dan penuh rahmat. Tentunya Silaturahmi ini harus terus ditingkatkan," pungkasnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON, Badminton
wwwwww