Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Ketakutan Ditangkap Polisi, Preman Kampung Terkencing di Celana

Ketakutan Ditangkap Polisi, Preman Kampung Terkencing di Celana
Kedua pelaku penganiayaan, Andre alias Een dan Indra saat ditangkap personel Satreskrim Polres Batubara.
Rabu, 30 Mei 2018 20:31 WIB
BATUBARA - Andre alias Een, warga Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh, pelaku penganiayaan 'terkencing-kencing' ketika ditangkap personel Satreskrim Polres Batubara. Een ditangkap bersama rekannya Indra ketika sedang berkerja sebagai kuli bangunan.

"Kita mengamankan 2 orang pelaku penganiayaan yang mengakibatkan luka-luka atas korban Kumar (33) warga Perupuk Kecamatan Lima Puluh," kata Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Zulfikar kepada awak media di Kecamatan Lima Puluh, Rabu (30/5/2018).

Ia mengatakan, selain kedua tersangka, Satreskrim Polres Batubara masih mengejar beberapa orang lainnya yang turut serta melakukan penganiayaan.

"Kita duga pelakunya ada 5 orang, ini masih kita lakukan pengejaran," ujarnya.

Sementara Andre alias Een saat diinterogasi personel Polres Batubara merasa takut hingga terkencing di celana.

"Takut aku bang," katanya sambil memegang celana.

Kumar (33), warga Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh harus dirawat intensif di rumah sakit usai dianiaya secara bersama-sama oleh sejumlah pemuda warga setempat di depan rumahnya pekan lalu.

Akbibat penganiayaan tersebut, terdapat luka lebam pada sekujur tubuh, telinga nyaris putus, kepala lebam dan pelipis koyak.

Editor:Fatih
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww