Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
14 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Home  /  Berita  /  Badminton

Berat Badan Eko dan Sri Wahyuni Diharapkan 'In' pada Seleknas Angkat Besi 

Berat Badan Eko dan Sri Wahyuni Diharapkan In pada Seleknas Angkat Besi 
Anggota Tim Evaluasi Pelatnas Angkat Besi Asian Games 2018, Hadi Wihardja (paling kiri). (GoNews.co)
Kamis, 07 Juni 2018 03:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dua lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni diharapkan sudah in (ideal) berat badannya pada saat mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) Angkat Besi Asian Games 2018 yang digelar di tempat pelatnas Angkat Besi Markas Marinir Kwini, Jakarta Pusat, 27 Juni 2018.

Peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko Yuli Irawan yang akan turun di kelas 62kg putra memiliki berat badan 65,8kg. Sedangkan peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Sri Wahyuni yang turun di kelas 48kg putri memiliki berat badan 50,5kg.

"Ya, kita memang berharap berat badan Eko dan Sri sudah in pada saat tampil di Seleknas. Dan, kita yakin keduanya bakal bisa memenuhi harapan tersebut," kata Hadi Wihardja, Anggota Tim Evaluasi Pelatnas Angkat Besi Asian Games 2018 di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Dari segi angkatan, kata Hadi Wihardja, baik Eko maupun Sri Wahyuni tidak ada masalah. Apalagi, mereka sudah memenuhi target angkatan yang diinginkan.

Saat ini, Eko sudah hampir mendekati angkatan terbaiknya. Dalam latihan sehari-hari, dia mampu melakukan angkatan Snatch 140kg dan Clean and Jerk 170kg.

"Saat ini, total angkatan Eko yakni 310kg dan hanya selisih 2kg dari angkatan terbaiknya. Di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih perak dengan total angkatan 312kg (Snatch 140kg dan Clean and Jerk 172kg)," ujar mantan lifter Olimpiade Los Angeles, Amerika Serikat tahun 1984.

Berbeda dengan Sri Wahyuni yang dalam latihan sudah melebihi total angkatan terbaik. Dia mencatat total angkatan 205kg (Snatch 90kg dan Clean anda Jerk 115kg).

Pada saat meraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Sri hanya meraih total angkatan 192kg (Snatch 85kg dam Clean and Jerk 107kg). Total angkatan Sri ini di bawah prestasi lifter putri india yang meraih gelar juara dunia 2017, Chanu dengan total angkatan 194kg (Snatch 85kg dan Clean and Jerk 109kg).

"Kalau bisa konsisten dalam angkatan pada saat Games Times nanti, Sri bukan hanya mampu mengulang sukses di Rio tapi dia bisa menjadi yang terbaik," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww