Korupsi APBD Bengkalis 2013-2015, KPK Ingatkan Bupati dan Anggota DPRD Penuhi Panggilan Penyidik
![]() |
| Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwawancarai wartawan saat berjalan menuju masjid di komplek Brimobda Polda Riau, Kamis siang. (hadi) |
Penulis: Hasan Basril
''Sesuai dengan kebutuhan penyidikan, KPK mengagendakan pemeriksaan kepala daerah dan anggota DPRD Bengkalis untuk menggali proses pembahasan anggaran di DPRD. Kami ingatkan, agar para saksi yang dipanggil, datang dan memenuhi kewajiban hukum tersebut,'' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kepada Goriau.com, Kamis (7/6) siang.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin diperiksa penyidik KPK di gedung utama Mako Brimobda Polda Riau, sejak Kamis pagi. Selain Amril, juga diperiksa sejumlah saksi lainnya.
Menjelang shalat Zuhur, pemeriksaan dihentikan sementara. Amril Mukminin terlihat ke luar dari gedung menuju masjid yang berada dalam komplek Mako Brimobda Polda Riau.
Kepada wartawan, Amril mengaku diajukan sejumlah pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaannya seputar proyek hingga asal-usul uang Rp1,9 miliar yang sempat disita KPK saat penggeledahan di Bengkalis beberapa hari lalu.
''Pemeriksaan materi. Dimintai keterangannya, ada beberapa pertanyaan tadi,'' sebutnya sambil berjalan menuju masjid di komplek Mako Brimobda Polda Riau, Kamis siang.
Amril tak menampik, jika KPK juga menanyakan perihal asal-usul uang Rp1,9 miliar yang disita dari rumah dinasnya. ''Itu ada tadi beberapa pertanyaan (soal aliran dana yang diduga dari perusahaan, red),'' sebut Amril Mukminin.
Selain itu, penyidik KPK juga menanyakan tentang proyek jalan di Rupat. ''Ada tadi ditanyakan, saya nggak tahu, waktu itu saya jadi anggota dewan. Kita jelaskan saja,'' kata dia.
Selain Amril Mukminin, pemeriksaan dalam status sebagai saksi juga dilakukan terhadap tiga orang dari Dinas PU Kabupaten Bengkalis.***













