Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Perseru Kalah dari Arema, Donny: Kami Sudah Maksimal

Perseru Kalah dari Arema, Donny: Kami Sudah Maksimal
Kamis, 07 Juni 2018 23:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Klub Perseru Serui harus mengakui keunggulan Arema FC dalam pertandingan LIGA 1 2018 pekan ke-13. Dalam laga itu Perseru kalah dengan skor tipis 0-1.

Selesai pertandingan perwakilan pemain Perseru, Donny Harold Monim mengatakan kalah bentrok melawan Arema FC berlangsung sulit. Perseru sudah habis-habisan untuk mempertahankan kehormatan, meski laga kandang harus bermain di Malang yang merupakan markas Arema.

Tapi banyak momen yang membuat perjuangan Perseru meraih poin menjadi tidak maksimal. Mulai beberapa peluang yang terbuang, keputusan salah dari pengadil, sampai kartu merah buat Delvin Rumbino di pengujung laga.

"Apa yang kami perlihatkan di lapangan sudah maksimal. Tapi hasil akhirnya memang tidak sesuai dengan harapan," kata Donny Harold Monim.

Kekalahan Perseru ditentukan gol dari penalti yang didapat Arema FC. Hadiah penalti didapat setelah Kelvin Wopi tertangkap basah melakukan pelanggaran di petak terlarang terhadap striker Arema, Dedik Setiawan.

Sejak kebobolan dari penalti pada menit ke-55, para pemain Perseru terus berusaha mengejar ketinggalan. Tapi sampai pertandingan selesai, Cenderawasih Jingga tidak mampu menyamakan kedudukan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww