Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
15 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
10 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Djanur Berang Pasca 2 Asistennya Didepak dari PSMS

Djanur Berang Pasca 2 Asistennya Didepak dari PSMS
Minggu, 10 Juni 2018 13:14 WIB
MEDAN - Sikap pengurus atau manajemen PSMS Medan yang mencoret sepihak asisten pelatih M Yusuf Prasetyo dan Suwanda (pelatih  fisik) membuat pelatih PSMS, Djajang Nurjaman, berang.

Pasalnya, pendepakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan dirinya. Djanur, sapaan akrabnya, menilai sikap manajemen tidak lebih sebagai bentuk intervensi.

"Bukannya ini sebagai bentuk intervensi yang ditunjukkan pengurus, dalam hal ini Doddy kepada saya," kata Djanur.

Mantan pelatih Persib Bandung tersebut mengaku sangat heran dengan keputusan manajemen, yaitu dengan mencoret dua asistennya tersebut.

"Kenapa bukan saya yang dievaluasi. Karena apapun hasil yang diraih PSMS itu tanggung jawab saya. Mereka (Wanda dan Yoyok) hanya membantu tugas saya melatih PSMS," sebut Djanur.

Tak ingin memperpanjang polemik, ke depan Djanur mengaku akan mempertanyakan sikap manajemen dan mengambil langkah terkait hal itu.

"Kita pertanyakan dulu ke manajemen. Karena kita semua mau PSMS maju dan apapun alasannya, saya sebagai pelatih kepala juga harus tahu," pungkas pelatih berusia 53 tahun itu. ***

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:Sumatera Utara, Non Olympic
wwwwww