Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Cak Imin: Mudik Momen Perkuat Kesalehan dan Interaksi Sosial

Cak Imin: Mudik Momen Perkuat Kesalehan dan Interaksi Sosial
Senin, 11 Juni 2018 13:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyebut tradisi mudik yang digelar satu kali dalam setahun sebagai momentum memperkuat kesalehan dan interaksi sosial.

Dengan demikian, Cak Imin sapaan Muhaimin, mudik selain ajang bertemu sanak keluarga, juga merekatkan tenun kebangsaan yang selama ini sempat tercabik.

"Solidaritas komunal akan menguat, interaksi sosial masyarakat urban dan pedesaan juga bisa terbangun baik," ujar Cak Imin saat melepas peserta mudik di TMII Jakarta, Sabtu (10/6).

Cak Imin menambahkan, selama bulan suci Ramadhan setiap kaum muslim ditempa kesalehan pribadinya dengan puasa, ibadah, kesabaran, empati dan keihlasan.

Karena itu, mudik dan berlebaran dikampung dengan sanak keluarga, sukacitanya tidak semata pribadi, tapi juga komunal dan kohesi sosialnya terjadi.

"Kohesi sosial itulah salah satu modal utama kita mempererat makna kebangsaan, peradaban dan kemajuan sosial negara ini," terangnya.

Menurut Cak Imin, semangat masyarakat berusaha dan berjuang agar bisa mudik lebaran setiap tahunnya bisa menjadi transformasi semangat bangsa ini agar semakin maju, bersatu dan lebih baik.

Terutama jika diperkuat penanaman nilai toleransi, gotong royong, kesetiakawan sosial, hubbul wathon, dan lain sebagainya, khususnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan bangsa ini.

"Jadi mudik lebaran Islam Indonesia banget kan," ujar Cak Imin.***

wwwwww