Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
11 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
14 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
9 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Segel Kantor PDIP Riau Dibuka, Kordias: Tidak Ada Perubahan Kebijakan

Segel Kantor PDIP Riau Dibuka, Kordias: Tidak Ada Perubahan Kebijakan
Kordias Pasaribu
Senin, 16 Juli 2018 23:40 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pintu gerbang kantor PDIP Perjuangan Provinsi Riau di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Riau yang sebelumnya sempat disegel, kini sudah terbuka lebar. Sebelumnya, pintu gerbang kantor tersebut disegel oleh puluhan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Provinsi Riau, karena meminta DPP PDIP segera mengangkat Ketua DPD PDIP defenitif dan bukan Rokhmin Dahuri. 

Ketika dikonfirmasi kepada Kordias Pasaribu yang sebelumnya adalah Ketua DPD PDIP Riau, Senin, (16/7/2018), pihaknya membenarkan bahwa kantor PDIP Riau tersebut sudah tidak disegel dan terbuka seperti biasanya. Namun, DPP pusat juga tidak mengubah kebijakan terkait menetapkan Rokhmin Dahuri sebagai ketua defenitif.

Menurutnya, tindakan PAC PDIP beberapa waktu lalu, hanyalah sebuah tindakan yang tidak menjiwai pemahaman seluruh kader. Ia juga meragukan kebenaran seluruh PAC se-Provinsi Riau ikut dalam aksi tersebut.

"Tidaklah, sudah terbuka, itu (penyegelan, red) hanya sebentar saja. Saya kira itu juga bukan PAC se-Provinsi Riau, karena kalau menyebut Riau, berarti ada 12 Kabupaten dan sekitar 166 kecamatan, apakah yang mewakili aksi itu ada 7 kabupaten, atau 50 persen dari anggota kecamatan?" ujar Kordias.

"Ketuanya kan sudah ditentukan secara defenitif, tidak ada diubah - ubah, itu setahu saya," tutupnya. ***

Kategori:Riau, Metropolitan
wwwwww