Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Diupah Rp400 Ribu, Mahasiswa di Pekanbaru Ditangkap Bersama Narkoba Bernilai Rp3,6 Miliar

Diupah Rp400 Ribu, Mahasiswa di Pekanbaru Ditangkap Bersama Narkoba Bernilai Rp3,6 Miliar
Ketiga pelaku yang ditangkap bersama Narkoba bernilai Rp3,6 Miliar di Pekanbaru
Rabu, 18 Juli 2018 23:26 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Tiga orang terduga kurir narkoba, masing-masing berinisial CD alias Candra, AS alias Agus serta AP alias Angga ditangkap jajaran Polsek Limapuluh, Kota Pekanbaru - Riau atas kepemilikan Narkoba senilai Rp3,6 miliar.

Dari penangkapan tersebut diketahui ternyata satu orang diantaranya adalah oknum mahasiswa, ia adalah AP alias Angga. Hal itu diungkapkan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, Rabu (18/7/2018) siang saat konfrensi pers di Polsek Limapuluh.

"Satu diantaranya oknum mahasiswa dan dua orang lainnya swasta. Ketiganya mengaku diupah Rp300 hingga Rp400 ribu, itu tergantung permintaan," sebut Kombes Susantl didampingi Kasat Narkoba Kompol Deddy Herman dan Kapolsek Limapuluh Kompol Angga F Herlambang.

Kata Susanto, oknum mahasiswa diduga dimanfaatkan pengedar untuk memperjual belikan barang haram tersebut. "Memanfaatkan oknum (Mahasiswa) untuk target 'pasarannya' ke kalangan mahasiswa," beber Kapolresta Pekanbaru.

Kepolisian setakat ini sedang menyelidiki jaringan yang mengendalikan ketiga orang itu. Dipaparkan, bahwa Narkoba ini sebagian memang di 'pasarkan' di Kota Pekanbaru. "Tim kita juga bekerja, apakah juga ada dijual ke tempat hiburan," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi berhasil menyita 3,2 Kilogram Sabu, kemudian 2.700 butir Pil Ekstasi serta 3.220 butir (322 papan) jenis Happy Five. Bahkan, untuk Ekstasi disebut-sebut merupakan merek baru.

Adapun CD alias Candra, AS alias Agus serta AP alias Angga ditangkap disebuah rumah di Kelurahan sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan damai, Kota Pekanbaru pada Senin (16/7/2018) lusa lalu. ***

Kategori:Olympic, Riau, Beladiri
wwwwww