Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
23 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
24 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
23 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
6
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Prediksi Bamsoet, Demokrat Bakal Koalisi dengan Gerindra

Prediksi Bamsoet, Demokrat Bakal Koalisi dengan Gerindra
Rabu, 18 Juli 2018 11:53 WIB
JAKARTA - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) memprediksi arah koalisi dari Partai Demokrat di Pemilu Serentak 2019. Menurutnya, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu akan bergabung dengan koalisi pendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya pribadi ya, bacaan politik saya, Demokrat akan bergabung dengan Gerindra kemudian koalisi Gerindra," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7).

Bamsoet menambahkan, peta politik akan semakin jelas jika Demokrat bergabung dengan Gerindra. Nantinya akan ada dua poros yang bertarung di Pilpres 2019.

"Sehingga dengan demikian peta politik pertarungan Pilpres ke depan makin jelas. Ada dua kubu yang akan dan siap bertarung di Pilpres 2019," ungkapnya.

Ketua DPR ini juga menyayangkan pertemuan antara SBY dan Prabowo batal karena alasan kesehatan. Baginya, pertemuan kedua tokoh itu sangat penting untuk menetukan konstelasi politik kedepan.

"Sebetulnya sungguh disayangkan pertemuan antara Prabowo dan Pak SBY terpaksa tertunda karena beliau sakit. Dan mudah-mudahan semoga Pak SBY segera sembuh dan melanjutkan pertemuan dengan Prabowo. Kenapa? Karena pertemuan itu penting untuk memastikan peta konstalasi politik ke depan," ucapnya.

Sebelumnya, SBY diagendakan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di kediaman SBY, di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini (18/7). Namun pertemuan itu harus ditunda karena SBY tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

"Pertemuan SBY dengan Prabowo diundur oleh Pak SBY tembikar dari Pacitan dan pokoknya dan sedang ditulis pada 17 Juli di RSPAD," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan pada wartawan, Rabu (18/7).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww