Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Pesan Oesman Sapta: HMI Wajib Ikut Menjaga Keutuhan NKRI

Pesan Oesman Sapta: HMI Wajib Ikut Menjaga Keutuhan NKRI
Jum'at, 20 Juli 2018 15:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PONTIANAK - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta menilai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus ikut menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sejarah telah menunjukkan peran HMI dalam mempertahankan NKRI.

"Sejarah tidak bisa dibuang. Sejarah tidak bisa dilupakan," kata Oesman Sapta dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada lebih dari 400 mahasiswa yang tergabung dalam Badko HMI Kalimantan Barat di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, Jumat (20/7/2018).

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber pimpinan Badan Sosialisasi MPR, Prof Dr Bachtiar Aly.

Oesman Sapta mengaku memiliki hubungan baik dengan HMI sejak tahun 1965. Karena itu, Oesman hadir memenuhi undangan HMI.

"Saya ingin mengajak kita semua, terutama HMI, untuk ikut memperkuat ketahanan nasional. Saat ini adalah masa generasi kalian. Masa depan ada di pundak kalian," kata Oso, sapaan Oesman Sapta.

Dalam dialog, Oesman Sapta menyebutkan untuk menjaga keutuhan NKRI bisa meniru cara Nabi Muhammad. Ketika hijrah dari Mekkah ke Madinah, nabi mengumpulkan para kepala suku dan berbagai kelompok, termasuk dari nasrani dan Yahudi.

"Nabi membangun Madinah. Yang menjadi pemimpin adalah Nabi Muhammad. Cara ini bisa kita ikuti (untuk menjaga keutuhan NKRI)," kata Oso.

Begitu juga, lanjut Oso, untuk menjaga NKRI perlu komunikasi dengan semua pihak. "Kita tidak perlu khawatir. Kita ajak semua pihak untuk kepentingan bangsa ini dalam membangun bangsa. Menjaga NKRI harus dengan tulus mengikutkan semua pihak," katanya.

Oso juga meminta para mahasiswa yang tergabung dalam HMI untuk tidak membuang-buang waktu. "Gunakan waktu seefisien mungkin. Nasib bangsa ini ada di tangan kalian. Banyak tokoh muda, termasuk dari Kalbar, yang merebut posisi di tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.***

wwwwww