Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Hasil pertandingan Ihsan, Ini Kata Irwansyah

Soal Hasil pertandingan Ihsan, Ini Kata Irwansyah
Jum'at, 20 Juli 2018 22:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SINGAPURA - Setelah tunggal putri tanpa wakil di babak semifinal, kini giliran tunggal putra langkahnya pun terhenti. Pasalnya Ihsan Maulana Mustofa kalah di babak perempat final kejuaraan Singapore Open 2018 BWF World Tour Super 500.

Ihsan ditaklukan oleh Tien Minh Nguyen (Vitenam) dengan dua game langsung, 21-15 dan 21-15 bertempat di Singapore Indoor Stadium, Jumat (20/7/2018).

Ini kekalahan Ihsan yang pertama dari pemain Vitenam itu. Irwansyah selaku pelatih tunggal putra pun memberikan komentar tentang permainan Ihsan di babak perempat final ini.

"Harusnya Ihsan lebih berani dan lebih mau main capek, tapi dia terlalu megikuti pola permainan lawan. Padahal strategi kita tidak boleh ikutin, harus tempo permainan dia lebih cepat. Dan akhirnya malah dianya yang terkontrol oleh lawan, karena terlalu mengumpannya enakin lawan," kata Irwansyah.

"Rencananya jika lawan Tien Minh itu harus lebih cepat temponya dan harus siap bermain capek. Tidak ada yang berbahaya dari mainnya Tien Minh. Hanya dia tipikal pemain rally. Ihsan juga sebenarnya lebih kuat," bebernya lagi.

Jadi kata dia, yang harus diperbaiki oleh Ihsan yaitu cara berpikirnya dulu, dia harus lebih berani dan tidak boleh mengikuti pola mainnya lawan. "Dia juga harus berani mengeluarkan permainan sendiri dan harus mau mengontrol permain dulu," ujar Irwansyah.

"Ihsan sebenarnya pemain yang bagus dibanding Tien Minh, hanya saja lawan tadi lebih berpengalaman. Ihsan masuk perempat besar itu sudah bagus. Sekarang dia mencari rangking juga. Dia harus lebih percaya diri setelah dilanda cidera waktu itu. Semoga kedepannya dia bisa lebih baik," tutup Irwansyah.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww