Home > Berita > Hukum

Berlanjut, Giliran Proyek Drainase Paket B Jalan Soekarno Hatta 'Diintai' Kejari Pekanbaru

Berlanjut, Giliran Proyek Drainase Paket B Jalan Soekarno Hatta Diintai Kejari Pekanbaru
Rabu, 25 Juli 2018 19:32 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Adanya dugaan penyelewengan pada proyek drainase disepanjang Jalan Soekarno Hatta (Simpang Jalan Riau - Simpang SKA) saat ini sedang diusut Kejari Pekanbaru. Bahkan statusnya sudah naik ketahap penyidikan, di mana diduga ada perbuatan pidana.

Belum selesai proses penyidikan drainase paket A (Simpang Jalan Riau - Simpang SKA), kini Kejari Pekanbaru sudah membidik dan akan menindak lanjuti dugaan penyelewengan pada proyek drainase paket B, yang membentang mulai dari Simpang SKA hingga Pasar Pagi Arengka.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Suripto Irianto. Namun untuk menindak lanjutinya tentu tidak bisa dengan segera, karena jajarannya fokus lebih dulu menuntaskan penyidikan drainase paket A.

"Kita selesaikan dulu yang ini (Drainase paket A) sesuai dengan laporan masyakat ke kita waktu itu. Karena ini tidak mudah, kalau yang ini (Paket A) belum selesai lalu muncul yang lain (Paket B)," tutur Kajari Pekanbaru.

Walau demikian Suripto Irianto meyakinkan, pihaknya akan menindak lanjuti dugaan tersebut pada proyek drainase paket B. "Kita tindak lanjuti, mungkin selanjutnya kita minta petunjuk pimpinan (Kajati) setelah hasil penyidikan drainase paket A diselesaikan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Pekanbaru setakat ini tengah dalam tahap penghitungan kerugian fisik dalam penyidikan proyek drainase paket A, yang dilakukan saksi ahli dari Universitas Bengkulu, serta menggandeng BPKP untuk melakukan audit PKN (Penghitungan Kerugian Negara). ***


GoNews Kejati Riau tak Temukan Kerugian Negara Pada Dugaan Korupsi Dana Profesi dan Tunjangan Pada Disdik Kuansing
GoNews Gedung Kejati Riau Senilai Rp129 Miliar Diresmikan Jaksa Agung
GoNews Walikota Pekanbaru Sebut Gedung Kejati Riau Berkontribusi dalam Kemajuan Pembangunan Kota Madani
GoNews Kasasi Ditolak, Pabrik PT LBPI di Rohul Segera Disita
GoNews Dugaan Bobolnya Duit Nasabah, Jaksa Panggil Kacab Bank BJB di Pekanbaru
GoNews Soal Progres Pembangunan Gedung Mapolda yang Diduga Belum Tuntas di Masa Perpanjangan Waktu, Ini Kata Komisi IV DPRD Riau
GoNews Meski Dikritik dan Gerogoti Uang Rakyat Riau, Penambahan Anggaran Gedung Kejati tidak akan Dibatalkan
GoNews Diduga Ikut Rambah Hutan, Polda Riau Limpahkan Berkas Tersangka PT Diamond
GoNews Sisa Pengerjaan Pembangunan Gedung Mapolda dan Kejati Riau Dibayar Tahun Ini
GoNews Kejati Riau Akhirnya Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi Tugu Antikorupsi
GoNews Miskomunikasi, Manajemen HK Minta Maaf Soal Pelarangan Wartawan Meliput Topping off Gedung Kejati Riau
GoNews Plus Progres, HK Pastikan Pembangunan Gedung Baru Kejati Riau Terkendali dan Tepat Waktu
GoNews Ketua PWI Riau Kecam Tindakan Sekuriti HK Larang Liputan Toppping Off Gedung Baru Kejati
GoNews Oalah, Ada-ada Saja, Wartawan Dilarang Meliput Seremonial Topping Off Gedung Baru Kejati Riau
GoNews Meski Sanggup Danai Gedung Polda dan Kejati Rp 266 Miliar, Pemprov Riau Ngaku Desifit APBD Rp1 Triliun
GoNews Saat Pemprov Riau Biayai Gedung Polda dan Kejati Rp266 Miliar, Anak-anak di Inhil Harus Pertaruhkan Nyawa untuk Sampai di Sekolah
GoNews Sanggup Biayai Gedung Polda dan Kejati Riau Rp266 Miliar tapi Pemprov Belum Bayarkan Insentif ke-13, Dewan Kecewa
GoNews Kejaksaan Tinggi Kawal 116 Proyek Senilai Rp2 Triliun Lebih di Riau
wwwwww