Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
12 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Dikenal Baik, Begini Sosok Kepribadian Pria Bermobil BMW yang Nyaris Dimassa Usai Dicurigai Hendak Culik Bocah SD di Pekanbaru

Dikenal Baik, Begini Sosok Kepribadian Pria Bermobil BMW yang Nyaris Dimassa Usai Dicurigai Hendak Culik Bocah SD di Pekanbaru
Jum'at, 27 Juli 2018 10:21 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - LH dan ZB, pria berusia 60 dan 61 tahun akhirnya bisa kembali pulang ke rumah masing-masing, setelah sempat berurusan dengan aparat Polsek Payung Sekaki Pekanbaru, setelah dicurigai warga kalau mereka hendak menculik bocah SD berusia sembilan tahun.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Rachmad C Yusuf mengungkapkan, dirinya telah melakukan penusuran langsung kepada RT dan RW serta warga sekitar tempat LH dan ZB tinggal. Dari situ diketahui, jika sosok mereka dikenal berkepribadian baik oleh lingkungannya.

Selain itu, LH dan ZB juga tidak punya catatan kriminal. Mungkin tuduhan tersebut hanya miskomunikasi, menyusul kecurigaan warga sekitar melihat gerak-gerik keduanya, saat menyuruh masuk bocah SD ke mobil BMW yang digunakan saat itu.

Memastikan kecurigaan tersebut, polisi melakukan Pulbaket (Pengumpulan Bukti dan Keterangan, red) kesejumlah saksi, korban hingga lingkungan tempat LH dan ZB tinggal. "Disimpulkan, jika ini bukan kasus penculikan," yakin Kapolsek Payung Sekaki.

"Rencana hari ini kita akan pertemukan keluarga bapak-bapak ini dengan keluarga anak terduga korban. Saya juga sudah cek langsung dengan Keluarga, RT dan tetangga bapak tersebut. Menurut warga dan RT, bapak tersebut baik dan tidak pernah terlibat kriminalitas," sambungnya.

Dipastikan Rachmad, kejadian tersebut bukan penculikan. Niat LH dan ZB ketika itu adalah ingin memberikan tumpangan kepada si bocah, lantaran cuaca panas terik. Tuduhan penculikan yang awalnya dijuruskan kepada mereka pun berubah, setelah polisi merangkai seluruh keterangan dan menarik kesimpulan.

"Bapak itu juga kondisinya sakit di bagian kakinya, bekas patah. Umurnya juga sudah tua, kasihan. Kita telah memulangkan mereka karena tidak terbukti. Makanya saya turun langsung agar cepat diambil tindakan dan keputusan," bincangnya dengan GoRiau.com.

Selain menggali informasi dengan lingkungan tempat tinggal ZB dan LH, serta melacak catatan kriminalnya, polisi juga melakukan pra rekontruksi di tempat kejadian, persisnya di persimpangan Jalan Darma Bakti (Sigunggung) - Jalan Arengka II.

"Kita juga mengklarifikasi kepada anak ini (bocah SD, red), kemudian kepada saksi-saksi serta Pulbaket. Dapat disimpulkan, kejadian pada Kamis siang kemarin itu bukan penculikan," pungkas AKP Rachmad.

Adapun kisah dua pria gaek bermobil BMW dan bocah SD tersebut sempat membuat geger warga Kota Pekanbaru. Bahkan pesan singkat pun beredar, di mana menyebutkan bahwa ada kejadian penculikan, dengan modus menawarkan tumpangan. ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww