Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Sejak Kamis Sore hingga Jumat Pagi tadi, Sudah 14 Kali Gempa Guncang Sumbar

Sejak Kamis Sore hingga Jumat Pagi tadi, Sudah 14 Kali Gempa Guncang Sumbar
Catatan data gempa hasil pengamatan Stasiun Geofisika Padang Panjang, Kamis sore hingga Jumat pagi.
Jum'at, 27 Juli 2018 14:25 WIB

PADANG - Dalam dua hari ini, sejak Kamis sore (26/7/2018) hingga Jumat (27/7/2018) pagi pukul 08.16.19 WIB telah terjadi 14 kali gempa di Sumatera Barat. Pusat gempa berada di sekitar titik gempa pertama tenggara Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Data yang dirilis BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Kamis (26/7) masyarakat Padang diguncang gempa bumi tepatnya pukul 17.34.57 WIB. Dari hasi lanalisa BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang diperoleh parameter gempa dengan kekuatan 4.2 SR.

Pusat gempa bumi ini berada di laut pada koordinat 1.72 Lintang Selatan dan 99.78 Bujur Timur, sekitar 78 kilometer Tenggara Kepulauan Mentawai-Sumbar, pada kedalaman hiposenter 10 km.

Berdasarkan informasi dari masyarakat gempa tersebut dirasakan di Padang dan Padang Pariaman sekitarnya.

Pada malam harinya gempa kembali terjadi di Mentawai pada pukul 22.10.00 WIB dengan kekuatan 4.4 SR dan langsung disusul gempa yang lebih kuat pada pukul 22.12.48 WIB.

Dari hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang diperoleh parameter gempa bumi dengan kekuatan 4.9 SR. Pusat gempa bumi ini berada di laut pada koordinat 1.68 Lintang Selatan dan 99.78 Bujur Timur, sekitar 99 kilometer Tenggara Mentawai, Sumbar, pada kedalaman hiposenter 10 km.

“Gempa bumi yang inilah yang cukup kuat dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan laporan dari masyarakat goncangan tersebut dirasakan di Kota Padang Panjang, Pariaman, Padang dan Mentawai,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Padang Panjang, Ma’muri seperti dikutip dari topsatu.com.

Dijelaskannya, gempa Mentawai ini disebabkan zona subduksi dangkal atau yang disebut sebagai ”Megathurst Subduction Sumatera”. Dimana jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia memanjang dari pantai Barat Sumatera sampai ke selatan Nusa Tenggara. Pada sistem subduksi Sumatera dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang non vulkanik (Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano). Lempeng India-Australia menghujam ke bawah lempeng Benua Eurasia dengan kecepatan ±50-60 mm/tahun.

Stasiun Geofisika Padang Panjang akan terus memonitor terkait perkembangan gempa bumi Mentawai. Sumatera Barat merupakan daerah yang berpotensi terjadinya gempa bumi, yang disebabkan oleg tiga sumber utama yaitu Zona subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia, Sesar Mentawai dan Sesar Sumatera.

"Untuk itu kami imbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada," katanya. (tsc)

Editor:Arie RF
Sumber:topsatu.com
Kategori:Olympic, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww