Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
23 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
17 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
20 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
20 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Badminton

Kalah dari Persija, McMenemy: Itu Gol Aneh

Kalah dari Persija, McMenemy: Itu Gol Aneh
Minggu, 29 Juli 2018 23:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Bhayangkara FC gagal mencuri poin dalam lawatan ke markas Persija Jakarta dalam laga pekan ke-18  Liga 1. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, 27 Juli  2018, pasukan The Guardian takluk, 0-1 lewat gol Ismed Sofyan.

Pelatih Bhayangara FC, Simon Mcmenemmy sudah memprediksi jika pertandingan bakal berjalan sulit. Persija yang sebelumnya mendapatkan modal kemenangan akan bermain ngotot untuk meraih tiga angka.

"Ini sesuai yang kami prediksi sebelumnya jika pertandingan akan berjalan ketat dengan pertarungan yang sengit. Kami sudah memberi perlawanan namun hasilnya sedikit mengecewakan," ungkap Simon.

Menurut Simon, timnya kalah karena kemasukkan gol aneh lewat free kick Ismed. Pemain bernomor punggung 14 itu melepaskan umpan dari tendangan bebas yang berbuah gol.

"Itu gol aneh. Bola dari tengah tidak ada pemain yang mencoba menyentuh maupun menghadang dan akhirnya melewati kiper. Namun setelah itu kami banyak peluang, tapi belum bisa diselesaikan dengan baik. Seharusnya kami dapat poin," ujar dia.

Mantan pelatih Mitra Kukar itu juga mengakui jika kekalahan ini karena terlalu besarnya ekspektasi Bhayangkra FC untuk memenangkan pertandingan. Padahal bagi Simon, tidak semua tim bisa memenangkan seluruh pertandingan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta, DI Yogyakarta
wwwwww